Geger! Mayat Pria Ditemukan Tergeletak Usai Kebakaran Lahan di Parit Sendangadi

Photo Author
- Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)
Ilustrasi Garis Polisi (Foto : istimewa)
INSIBERNEWS - Warga di sekitar Jalan Kebon Agung, kawasan Tegal Mraen, Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, dikejutkan oleh sebuah penemuan tragis pada akhir pekan lalu.
 
Sesosok mayat pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah lahan bekas terbakar yang berada tepat di dasar tebing parit pada Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, identitas korban nahas tersebut diketahui berinisial SS, seorang warga lokal berusia 58 tahun yang memang berdomisili di sekitar kawasan Tegal Mraen.
 
Saat dievakuasi oleh warga dan petugas, tubuh korban tergeletak dalam posisi telentang di area dasar tebing yang masih menyisakan sisa-sisa material abu sisa pembakaran.
 

Rentetan peristiwa memilukan ini bermula ketika salah seorang saksi mata yang kebetulan melintas melihat adanya kobaran api yang membesar dan melahap rerumputan di sekitar tebing parit.
 
Panik melihat situasi tersebut, saksi langsung berlari meminta pertolongan warga setempat untuk bergotong royong menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke pemukiman.

"Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang saat berada di sekitar lokasi melihat kobaran api di tebing parit. Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga. Setelah api berhasil dipadamkan, warga turun ke lokasi dan mendapati adanya seseorang yang diduga telah meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro memberikan konfirmasi, Senin (14/9/2026).
 

Meskipun jenazah ditemukan di area lahan yang baru saja ludes terbakar, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian SS.
 
Petugas masih menelusuri rentetan kejadiannya, apakah pria tersebut tewas akibat terjebak kobaran api saat sedang membersihkan lahan, atau justru ada insiden lain yang menyebabkan ia terjatuh ke dasar tebing parit.

Di sisi lain, Iptu Argo menekankan bahwa sejauh ini belum ada petunjuk, bekas luka mencurigakan, atau bukti awal yang mengarah pada dugaan tindak pidana dalam kasus ini.
 
Guna mengungkap misteri tersebut, jajaran penyelidik kepolisian bersama Tim Inafis langsung terjun merapat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan serangkaian penyisiran sejak Minggu kemarin.
 

"Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab meninggalnya korban," pungkas Argo seraya menambahkan bahwa jenazah kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan pemeriksaan medis lebih mendalam.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X