Detik-detik Mencekam Longsor Hantam Silih Nara, Jembatan Putus dan Empat Rumah Hancur

Photo Author
- Senin, 14 September 2026 | 16:12 WIB
Menyoroti bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Aceh Tengah, rumah warga dan jembatan rusak hingga menelan korban jiwa. (Instagram.com/@feedgramindo)
Menyoroti bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Aceh Tengah, rumah warga dan jembatan rusak hingga menelan korban jiwa. (Instagram.com/@feedgramindo)
INSIBERNEWS - Suasana hangat kumpul kerabat mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa ketika tanah longsor menerjang Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (13/9/2026).
 
Tebing bukit yang tak mampu menahan debit air akibat guyuran hujan deras tiba-tiba ambrol, langsung menghantam permukiman warga yang berada tepat di bawahnya.

Nahasnya, material lumpur pekat itu menghantam rumah milik Aliyah (74) yang kebetulan sedang menjadi tuan rumah acara arisan keluarga besar.
 
Momen kebersamaan yang biasanya diwarnai canda tawa serta kesibukan ibu-ibu mengupas bawang merah dan menyiapkan telur puyuh di dapur, seketika sirna tertimbun gemuruh tanah dari atas bukit.
 

Juru Bicara Pemkab Aceh Tengah, Mustafa Kamal, mengonfirmasi bahwa musibah tersebut membawa duka mendalam bagi warga sekitar.
 
Bencana alam ini merenggut nyawa seorang anak berusia sembilan tahun berinisial N, serta mengakibatkan 13 anggota keluarga lainnya dari Kampung Paya Reje dan Bintang menderita luka-luka.

"Korban meninggal dunia akibat tanah longsor sudah dibawa ke rumah duka di Kampung Paya Reje. Dan 13 warga luka-luka dirawat di Rumah Sakit RSUD Datu Beru," ungkap Mustafa saat memberikan keterangan resminya pada Senin (14/9/2026).

Rekaman amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan betapa dramatisnya proses evakuasi yang dilakukan warga sekitar.
 
 
Selain menelan korban jiwa, terjangan tanah longsor ini merusak empat unit rumah di kawasan tersebut, membuat sejumlah warga yang tertimpa reruntuhan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Silih Nara.

Bencana alam ini turut melumpuhkan infrastruktur vital di beberapa titik Kabupaten Aceh Tengah.
 
Material tanah sempat menutupi Jalan Takengon-Bintang di kawasan Pagar Merah, dan kerusakan yang lebih parah terjadi di Jalan Pepalang-Berawang Gading, Kampung Kuyun, di mana hantaman longsor memutus total akses Jembatan Armco.

"Longsoran sudah dapat dibersihkan namun jembatan belum dapat dilakukan perbaikan malam ini. Saat ini sedang diupayakan jembatan darurat," pungkas Mustafa memastikan penanganan mobilitas warga tetap diprioritaskan.***
 

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X