Dalam percakapan itu, penjahit mengaku sanggup mendatangi tempat kerja pelanggan hingga mengirim orang untuk melakukan kekerasan. Bahkan, terdengar pula ancaman yang mengarah pada tindakan kriminal.
Ucapan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak disorot publik karena dinilai telah melewati batas perselisihan antara penjual dan pelanggan.
Penjahit Beri Klarifikasi
Menanggapi viralnya video tersebut, penjahit bernama Sintya memberikan penjelasan melalui video yang diunggah akun Instagram milik anggota DPD RI asal Bali, @aryawedakarna.
Baca Juga: Kasus Penyekapan Wanita di Cikarang Heboh, Korban Kabur Lewat Jendela Saat Pintu Digembok
Dalam keterangannya, Sintya mengaku emosinya terpancing karena saat itu dirinya sedang makan, sementara pelanggan dinilai terus mendesak agar pekerjaan segera diselesaikan.
Menurutnya, ia hanya meminta waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikan makan sebelum melayani pelanggan, namun permintaan tersebut disebut tidak diindahkan.
Ni Luh Djelantik Kecam Dugaan Ujaran Rasis
Anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, turut memberikan tanggapan atas viralnya peristiwa tersebut. Ia mengecam keras dugaan penghinaan, makian, maupun pernyataan bernada rasis yang disampaikan kepada pelanggan.
Ni Luh menegaskan bahwa apa pun persoalan yang melatarbelakangi perselisihan tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk melontarkan kata-kata yang bersifat menghina maupun mengandung unsur SARA.
Ia juga meminta kedua belah pihak segera menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur yang adil, baik secara kekeluargaan maupun mekanisme lain yang sesuai dengan ketentuan hukum. ***
Artikel Terkait
Kejagung Resmi Usut Tiga Kasus Korupsi Besar yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah, Terbitkan Tiga Sprindik Baru
Utang RI Tembus Rp8000 Triliun, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal Masih Aman dan Terkendali
Viral Video Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
Misteri Pemilik Emas 74 Kg Belum Terpecahkan, Kejagung Masih Dalami Aset Sitaan Kasus Febrie Adriansyah
Heboh! Perampok Bersenjata Gasak Perhiasan dari Toko Emas di Tapaktuan Aceh Selatan
Kasus Penyekapan Wanita di Cikarang Heboh, Korban Kabur Lewat Jendela Saat Pintu Digembok