INSIBERNEWS - Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni tengah menjadi sorotan setelah keduanya terlibat saling sindir di ruang publik.
Pernyataan Trump yang mengklaim Meloni "memohon" untuk berfoto bersamanya memicu respons keras dari pemimpin Italia tersebut dan menambah daftar panjang ketegangan di antara kedua tokoh politik itu.
Kontroversi ini muncul tak lama setelah keduanya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang digelar di Evian-les-Bains, Prancis. Dalam sebuah wawancara via telepon dengan stasiun televisi Italia La7, Trump melontarkan komentar yang langsung mengundang perhatian publik.
Baca Juga: Kena Semprot Netizen Lagi, Giorgio Antonio Pernah Ngaku Kagumi Sarwendah Sejak Lima Tahun Lalu
Menurut Trump, Giorgia Meloni meminta secara khusus agar dapat berfoto bersama dirinya saat pertemuan para pemimpin negara industri maju tersebut berlangsung.
"Dia memohon kepada saya untuk berfoto dengannya. Saya merasa kasihan kepadanya," ujar Trump dalam wawancara tersebut.
Pernyataan itu cukup mengejutkan mengingat selama KTT G7, Trump dan Meloni terlihat berinteraksi hangat. Bahkan, Meloni sempat menyampaikan kepada media bahwa hubungan antara Italia dan Amerika Serikat tetap berjalan baik tanpa adanya konflik berarti.
Namun, suasana berubah setelah komentar Trump menjadi konsumsi publik. Melalui akun Instagram pribadinya, Meloni menyampaikan kekecewaan sekaligus kebingungannya atas pernyataan Presiden AS tersebut.
Baca Juga: Israel dan Hizbullah Umumkan Gencatan Senjata, Namun Ketegangan Belum Mereda
"Saya benar-benar terkejut. Saya tidak memahami mengapa Presiden Amerika Serikat memilih bersikap seperti ini terhadap sekutunya sendiri," tulis Meloni.
Pemimpin Italia itu juga menilai Trump seharusnya menunjukkan sikap tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan Barat, bukan justru menyerang negara sahabat yang selama ini menjadi mitra strategis Washington.
Menurut Meloni, pernyataan Trump tidak mencerminkan hubungan yang seharusnya terjalin di antara negara-negara sekutu.
Ia kemudian menegaskan bahwa Italia tidak pernah berada dalam posisi meminta belas kasihan kepada pihak mana pun.
Baca Juga: Harga Emas Tertekan, Dolar AS Perkasa Bikin Investor Mulai Ambil Untung
Artikel Terkait
Kena Semprot Netizen Lagi, Giorgio Antonio Pernah Ngaku Kagumi Sarwendah Sejak Lima Tahun Lalu
Israel dan Hizbullah Umumkan Gencatan Senjata, Namun Ketegangan Belum Mereda
Stop Ngamen di Jalanan, Pinkan Mambo Kini Buka Les Akademi Vokal Harga Rp1 Juta per 2 Jam
Langkah Mantap Kedaulatan Energi, Bahlil Pastikan Biodiesel B50 Siap Meluncur Juli 2026
BI Batasi Transaksi Mata Uang Asing, Langkah Tegas Perry Warjiyo Jaga Marwah Rupiah