Bocah 6 Tahun Korban Bullying di Kramat Pulo Sadar Dari Kritis, Curhat Sering Dipalak dan Dipukuli

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 12 Juni 2026 | 13:22 WIB
Bocah 6 Tahun Korban Bullying di Kramat Pulo Sadar Dari Kritis, Curhat Sering Dipalak dan Dipukuli (Ilustrasi/istimewa)
Bocah 6 Tahun Korban Bullying di Kramat Pulo Sadar Dari Kritis, Curhat Sering Dipalak dan Dipukuli (Ilustrasi/istimewa)

Menurut pengakuan korban kepada ibunya, ia kerap mengalami kekerasan dan tekanan dari teman-temannya. MWP juga mengaku sering dimintai uang agar tetap bisa bermain bersama mereka.

Jika tidak memberikan uang, korban disebut akan dijauhi dan tidak diajak bermain oleh kelompok tersebut.

Vira mengatakan praktik meminta uang itu diduga tidak hanya dialami putranya, tetapi juga beberapa anak lain yang bermain di kawasan tersebut. Uang yang diminta para pelaku disebut digunakan untuk membeli jajanan.

Baca Juga: Harga Pertamax Melonjak, DPR Siap Panggil Pertamina dan Kementerian ESDM

Bukan hanya sekali, dugaan perundungan terhadap MWP ternyata disebut sudah beberapa kali terjadi. Sebelumnya, sandal milik korban pernah disembunyikan di atas pohon oleh teman-temannya.

Salah satu terduga pelaku diketahui masih berstatus pelajar SMA. Fakta tersebut membuat keluarga korban semakin terpukul karena para pelaku sebelumnya dikenal sering bermain bersama MWP.

Meski pihak keluarga pelaku sempat datang meminta maaf dan membawa bingkisan, Vira memilih menolaknya. Ia berharap kasus yang menimpa anaknya dapat diproses secara adil.

Baca Juga: Soroti Harga Pertamax Naik, Menkeu Purbaya Pastikan Dampaknya ke Harga Barang Tidak Signifikan

Hingga kini kondisi MWP masih dalam tahap pemulihan. Vira mengungkapkan putranya sempat mengalami demam tinggi hingga mencapai 40 derajat Celsius.

Selain itu, bibir dan kedua kaki korban juga sempat membiru sehingga membuat keluarga kembali khawatir. Saat ini MWP masih menjalani perawatan di rumah bersama keluarganya.

Sebagai bagian dari proses pemulihan trauma, pekan depan bocah tersebut dijadwalkan menjalani pendampingan psikologis. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X