Picu Polemik, MUI Tegaskan Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat, Ini Alasannya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 27 Mei 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi hewan kurban (Istimewa)
Ilustrasi hewan kurban (Istimewa)

Menurut dia, harga setiap sapi tidak seragam karena dipengaruhi oleh bobot dan lokasi pembelian di masing-masing daerah.

Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan ribuan sapi kurban tersebut.

"Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sekitar 100-an miliar," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Tanah Abang Tutup Saat Idul Adha 1447 H, Aktivitas Perdagangan Blok A Dihentikan Sementara

Sapi kurban yang dibeli pemerintah masuk kategori premium dengan bobot besar dan jenis yang beragam. Di antaranya sapi Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, sapi Bali, Friesian Holstein (FH), Belgian Blue, hingga Charolais.

Pemerintah juga memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memenuhi ketentuan syariat Islam untuk pelaksanaan ibadah kurban.

Dengan demikian, program kurban Presiden Prabowo tidak hanya menyasar pemerataan distribusi daging kurban bagi masyarakat, tetapi juga dinilai sesuai dengan prinsip hukum Islam serta mendukung peternak lokal di berbagai daerah. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X