Harga Minyak Dunia Melemah Meski Sempat Menguat, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 24 Mei 2026 | 07:00 WIB
Harga Minyak Dunia Melemah Meski Sempat Menguat, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar (Ilustrasi/istimewa )
Harga Minyak Dunia Melemah Meski Sempat Menguat, Negosiasi AS-Iran Jadi Sorotan Pasar (Ilustrasi/istimewa )

Mereka mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi sebelumnya, ketika peluang kesepakatan terlihat semakin dekat tetapi negosiasi justru berakhir tanpa hasil.

Karena itu, banyak investor memilih bersikap skeptis terhadap sinyal positif yang berkembang saat ini.

Selain faktor geopolitik, pasar minyak juga dibayangi kekhawatiran terhadap pasokan global. Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan meningkatnya aktivitas perjalanan selama musim panas berpotensi mendorong pasar energi ke fase yang lebih rentan akibat menipisnya cadangan minyak dunia.

Baca Juga: WHO Tegaskan Wabah Ebola di Kongo dan Uganda Bukan Pandemi, Risiko Regional Dinilai Tinggi

Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol menilai pembukaan penuh Selat Hormuz menjadi solusi utama untuk mencegah gejolak energi yang lebih besar akibat konflik Iran.

Ia menyoroti bahwa negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Afrika berpotensi menanggung dampak paling berat apabila gangguan pasokan terus berlanjut.

Selat Hormuz sendiri memiliki posisi sangat strategis dalam rantai perdagangan energi global. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan gas alam cair biasanya melintasi jalur tersebut.

Namun sejak konflik yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, aktivitas pengiriman melalui kawasan itu dilaporkan mengalami gangguan serius hingga nyaris terhenti.

Baca Juga: Netanyahu Sentil Ben Gvir usai Video Penculikan Aktivis Gaza Viral, WNI dalam Flotilla Disorot

Di tengah situasi tersebut, sejumlah pelaku industri energi memperkirakan proses normalisasi pasokan minyak dari Timur Tengah kemungkinan baru akan pulih sepenuhnya pada 2027, mengingat besarnya dampak konflik terhadap rantai distribusi energi global. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X