Pro-Kontra Tembak Begal di Tempat, Pigai Ingatkan Risiko Pelanggaran HAM

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 21 Mei 2026 | 12:37 WIB
Pro-Kontra Tembak Begal di Tempat, Pigai Ingatkan Risiko Pelanggaran HAM (Kementerian HAM)
Pro-Kontra Tembak Begal di Tempat, Pigai Ingatkan Risiko Pelanggaran HAM (Kementerian HAM)

Ia juga menilai pernyataan pejabat yang mendukung tindakan penembakan tanpa proses hukum perlu disikapi dengan penuh kehati-hatian karena dapat memengaruhi pelaksanaan di lapangan.

Pigai bahkan menyebut pernyataan semacam itu berpotensi masuk ke ranah mens rea atau unsur niat dalam hukum pidana, sehingga implementasinya harus dikontrol secara ketat.

“Komando dan pelaksanaannya harus sangat hati-hati agar tidak menimbulkan pelanggaran hukum,” ujarnya.

Baca Juga: SMAN 1 Sambas Tolak Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar, Minta Nama Baik Dipulihkan dan Jaminan Keamanan

Pigai menambahkan, praktik penegakan hukum di berbagai negara juga umumnya mengutamakan penangkapan hidup-hidup, bahkan terhadap pelaku kejahatan berat seperti terorisme.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan demi kepentingan penyelidikan dan pengembangan kasus yang lebih komprehensif.

“Seorang teroris sekalipun ditangkap hidup-hidup karena menjadi sumber informasi dan data,” kata Pigai.

Polda Lampung Instruksikan Tindak Tegas Begal

Pernyataan Pigai muncul setelah Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, memerintahkan jajarannya untuk bertindak tegas terhadap pelaku pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolda Lampung menyatakan tidak ada toleransi terhadap aksi begal yang dinilai semakin meresahkan warga.

Ia bahkan menginstruksikan tindakan tegas di lapangan terhadap para pelaku.

Baca Juga: Takuti Pengendara, Manusia Silver yang Viral Todong Pisau di Kuta Bali Diringkus Polisi 

Menurut Helfi, maraknya pembegalan saat ini bukan semata didorong kebutuhan ekonomi. Ia menilai sebagian besar hasil kejahatan kendaraan bermotor justru digunakan pelaku untuk membeli narkoba.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi alasan aparat perlu mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan masyarakat di Lampung. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X