Atap Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen Ambruk Saat Jam Pelajaran, 7 Siswa dan 1 Guru Jadi Korban

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 12 Mei 2026 | 17:59 WIB
Insiden atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu,Sragen ambruk saat sedang KBM.  (Instagram/pmikabsragen)
Insiden atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu,Sragen ambruk saat sedang KBM. (Instagram/pmikabsragen)

INSIBERNEWS - Insiden tak terduga terjadi di MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.

Sejumlah siswa serta seorang guru dilaporkan menjadi korban dari peristiwa ambruknya atap ruang kelas. Korban diketahui mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi dari PMI Kabupaten Sragen, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB di ruang kelas VII ketika para siswa sedang mengikuti pelajaran Bahasa Inggris bersama guru bernama Nurul Eka Ismiyati.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat Paripurna, Terancam Sanksi Berat

Tanpa tanda-tanda sebelumnya, bagian atap kelas tiba-tiba roboh dan menimpa area belajar.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi ruang kelas yang rusak parah. Kayu penyangga atap dan genteng tampak berserakan di lantai, sementara bagian atas bangunan terbuka akibat seluruh atap runtuh.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, yang turun langsung ke lokasi mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ambruknya atap sekolah tersebut.

Baca Juga: Terbongkar! Penipuan VCS oleh Napi Berkedok TNI-Polri, Peras Korban hingga Rp1,4 Miliar

Namun, dugaan sementara mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua dan bagian atap yang dinilai telah lapuk. Diketahui, gedung sekolah tersebut pertama kali dibangun pada tahun 1978 dan terakhir direnovasi pada tahun 2000.

Menurut Dewiana, usia bangunan yang sudah lebih dari dua dekade tanpa renovasi besar diduga menjadi faktor utama kerusakan konstruksi atap. Tim Satreskrim juga telah mengamankan sejumlah material bangunan dari lokasi untuk dijadikan barang bukti dalam proses penyelidikan.

Dalam kejadian ini, total delapan orang menjadi korban, terdiri dari tujuh siswa dan satu guru. Salah satu siswa dilaporkan mengalami fraktur terbuka pada tungkai bawah kaki kanan. Sementara enam siswa lainnya mengalami luka lecet, memar, serta benjolan di bagian kepala dan dahi akibat tertimpa reruntuhan.

Baca Juga: Pemprov DKI Ingatkan Panitia Kurban: Stop Bungkus Daging Pakai Plastik Hitam

Di sisi lain, guru yang berada di dalam kelas saat kejadian mengalami syok dan kondisi tubuh melemah setelah insiden berlangsung.

Petugas gabungan bersama tim PMI segera melakukan evakuasi terhadap para korban yang sempat tertimpa material bangunan. Setelah berhasil dievakuasi, para korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X