Di sisi lain, pelaku pasar kini tengah menantikan keputusan dari Morgan Stanley Capital International terkait potensi penurunan peringkat saham Indonesia. Sentimen ini turut memicu kekhawatiran investor terhadap pasar keuangan domestik.
Dengan berbagai tekanan global dan domestik tersebut, Ibrahim memprediksi rupiah masih berpotensi melemah. Meski demikian, ia memperkirakan pelemahan mata uang Indonesia tidak akan menembus lebih dari Rp17.550 per dolar AS. ***
Artikel Terkait
Satu WNI Pernah Kerja di Kamboja, Bareskrim Buru Sponsor Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Jakbar
Aksi Nekat Seorang Ayah Diduga Sekap 3 Balita dan Hendak Bakar Rumah di Bandung, Polisi Lakukan Evakuasi Dramatis
Kontroversi Final LCC Empat Pilar Kalbar, MPR RI Akui Sedang Evaluasi Penilaian
Buntut Kontroversi Penilaian Final, MPR RI Akhirnya Nonaktifkan Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar
Terbongkar! Penipuan VCS oleh Napi Berkedok TNI-Polri, Peras Korban hingga Rp1,4 Miliar