Selain meningkatkan produksi, pemerintah juga fokus menekan impor energi, terutama bahan bakar minyak (BBM). Salah satu langkah strategis adalah penerapan biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026.
Dengan kebutuhan solar mencapai sekitar 40 juta kiloliter per tahun, implementasi B40 hingga B50 diproyeksikan mampu menghapus impor solar sepenuhnya.
“Mulai 2026, Indonesia tidak lagi impor solar. Ini menjadi sejarah baru sejak republik berdiri,” tegas Bahlil.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Upaya pengurangan impor juga menyasar LPG. Pemerintah tengah mengkaji alternatif seperti Dimetil Eter (DME) dan Compressed Natural Gas (CNG)
Saat ini, CNG sudah dimanfaatkan di berbagai sektor seperti perhotelan, restoran, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), dengan sumber energi berasal dari dalam negeri. ***
Artikel Terkait
Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar: Penghuni Dievakuasi Lewat Tangga Darurat Berlapis
Indonesia Cetak Sejarah di Asian Beach Games 2026, Duo Atlet Panjat Tebing Bali Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
Perang Iran Telan Rp432 Triliun, AS Belum Bisa Pastikan Akhir Konflik
Proposal Iran Ditolak Trump, AS Teruskan Blokade dan Rencanakan Serangan Dahsyat ke Teheran
Ed Sheeran Ungkap Sempat Idap Herpes Zoster, Penampilannya Kini Bikin Pangling
Sprint Race MotoGP Spanyol Memanas, Aprilia Kritik Aturan Usai Marquez Menang