INSIBERNEWS - Publik di Kota Yogyakarta dibuat geger setelah aparat kepolisian menggerebek sebuah tempat penitipan anak (daycare) di kawasan Sorosutan, Umbulharjo.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 24 April 2026 itu langsung menyita perhatian masyarakat, terutama setelah sejumlah kesaksian dan dugaan perlakuan terhadap anak-anak beredar luas dan viral di media sosial.
Penggerebekan dilakukan oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta di sebuah daycare bernama Little Aresha. Dalam keterangan awal, pihak kepolisian mengungkapkan adanya indikasi perlakuan tidak layak terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut.
Baca Juga: Tragis! Cekcok Antrean Berujung Sopir Angkot Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Abang
Petugas bahkan mengaku menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan saat proses penggerebekan berlangsung. Temuan ini kemudian memicu keprihatinan luas, terutama dari para orang tua.
Sejumlah unggahan di media sosial turut memperkuat dugaan adanya perlakuan tidak wajar. Salah satu pengguna mengungkapkan bahwa anak-anak diduga hanya mengenakan popok tanpa pakaian, bahkan dalam kondisi dibedong.
Lebih mengejutkan, terdapat dugaan bahwa kaki anak-anak diikat dengan alasan agar tidak bergerak aktif. Untuk menghindari bekas luka, oknum pengelola disebut menggunakan kain bertekstur lembut saat mengikat.
Baca Juga: Gugurnya Prajurit UNIFIL Praka Rico Pramudia di Lebanon, PBB Kecam Serangan Tank Israel
Meski belum seluruhnya dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian, foto-foto yang beredar memperlihatkan beberapa anak dalam kondisi tidur di atas playmat tanpa pakaian, sehingga memicu kemarahan publik.
Cerita memilukan juga datang dari orang tua yang mengaku anaknya menjadi korban. Salah satu dari mereka mengaku syok setelah melihat rekaman video yang ditunjukkan oleh petugas kepolisian.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa bayi berjajar dengan kondisi kaki terikat, hanya mengenakan popok, serta tampak menangis dan tidak nyaman. Pengakuan ini memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak sesuai standar dalam pengasuhan anak.
Baca Juga: India Geram Disebut Trump 'Lubang Neraka', Hubungan Diplomasi Terancam?
Setelah kasus ini viral, berbagai keluhan lama dari orang tua mulai bermunculan. Beberapa mengaku anak mereka sering menangis saat hendak diantar ke daycare tersebut, tanpa mengetahui penyebab pastinya saat itu.
Ada pula yang mengungkapkan pernah menemukan tanda lebam pada tubuh anak, meski sebelumnya dianggap sebagai iritasi ringan.
Artikel Terkait
Viral! Isu Cerai Lesti Kejora dan Rizky Billar Ramai Dibahas, Video Skandal Diduga Cuma Rekayasa AI
Latihan Berujung Maut! Dua Helikopter Angkatan Laut Malaysia Tabrakan di Udara, 10 Awak Tewas
Dirahasiakan Demi Politik, Netanyahu Akui Indap Kena Kanker Prostat
Cekcok Berujung Maut, Suami di Banyuwangi Nekat Bakar Istri, Keduanya Kritis
Tragis! Cekcok Antrean Berujung Sopir Angkot Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Abang