INSIBERNEWS - Indonesia mempertimbangkan impor minyak Rusia melalui Pertamina di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah, ketegangan Selat Hormuz, dan dampak konflik Iran–Amerika Serikat yang memicu stabilitas harga energi global.
Ketegangan berkepanjangan antara Iran dan AS menjadi faktor utama yang mempengaruhi stabilitas energi global.
Seperti yang diketahui, Selat Hormuz adalah jalur strategis yang menjadi penghubung utama ekspor minyak dari negara-negara Teluk.
Baca Juga: Viral Sidang 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan, Identitas Terungkap, Suasana Hampir Ricuh!
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati wilayah ini, sehingga setiap eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat langsung memicu lonjakan harga minyak dunia.
Jika terjadi gangguan di Selat Hormuz, dampaknya dapat meluas secara global, termasuk ke Indonesia.
Potensi eskalasi konflik sering kali direspons pasar dengan lonjakan harga minyak karena kekhawatiran gangguan produksi dan distribusi.
Baca Juga: Na Daehoon Buka Suara, Ungkap Anak-Anak Tak Pernah Menanyakan Jule Usai Bercerai
Dalam konteks ini, negara-negara importir energi mulai mempercepat strategi diversifikasi sumber pasokan, termasuk membuka kerja sama dengan berbagai produsen di luar kawasan Timur Tengah, seperti Rusia.
PT Pertamina (Persero) menegaskan kesiapan untuk menindaklanjuti setiap kebijakan pemerintah terkait rencana kerja sama energi, termasuk kemungkinan pembelian minyak mentah dari Russia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa pembahasan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini mencakup kerja sama energi strategis.
Baca Juga: Donald Trump Balas Kritik Keras Paus Leo XIV Setelah Dikecam soal Iran
Ruang kerja sama tersebut meliputi pengembangan kilang minyak, peningkatan perdagangan minyak mentah, pransfer teknologi energi, dan kolaborasi jangka panjang di sektor energi bersih.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi untuk memperkuat infrastruktur pengolahan minyak.
Artikel Terkait
Iran Siaga di Selat Hormuz, Kapal Perang Asing yang Lewat Terancam Diserang
Negosiasi Damai Berujung Buntu! Iran Disebut Tolak Tawaran Terakhir AS
Donald Trump Balas Kritik Keras Paus Leo XIV Setelah Dikecam soal Iran
Ancaman Trump Blokade Selat Hormuz Guncang Pasar, Harga Minyak Melonjak!
Viral Sidang 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan, Identitas Terungkap, Suasana Hampir Ricuh!