Sebut Warga ‘Rakyat Jelata’, Status WhatsApp Diduga Petugas SPPG Purbalingga Banjir Kritik

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 16 Maret 2026 | 18:31 WIB
Viral unggahan status WA salah satu petugas SPPG di Purbalingga, Jawa Tengah.  (Instagram/info_purbalingga)
Viral unggahan status WA salah satu petugas SPPG di Purbalingga, Jawa Tengah. (Instagram/info_purbalingga)

Pengunggah Status Sampaikan Permintaan Maaf

Setelah unggahan tersebut viral dan menuai berbagai reaksi negatif, seorang wanita bernama Diah Fatmiasih akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @infopurbalinggane pada Senin, 16 Maret 2026, Diah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para penerima manfaat program MBG.

Ia mengakui bahwa pernyataannya yang menyebut masyarakat sebagai “rakyat jelata” merupakan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Krisis Global, DPR Dukung Wacana Pemotongan Gaji Pejabat yang Diusulkan Prabowo

Dalam klarifikasinya, Diah juga menegaskan bahwa unggahan tersebut merupakan pendapat pribadi dan tidak mewakili pihak dapur MBG maupun institusi terkait.

Selain itu, ia menyatakan siap menerima konsekuensi atau sanksi atas pernyataan yang telah menimbulkan kontroversi tersebut.

Dikabarkan Diberhentikan dari Relawan SPPG

Di tengah ramainya perbincangan publik, beredar pula tangkapan layar percakapan yang diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa yang bersangkutan telah diberhentikan dari posisinya sebagai relawan SPPG.

Pesan itu menyebutkan bahwa pemberhentian tersebut merupakan bentuk sanksi atas unggahan yang telah memicu polemik di masyarakat.

Hingga kini, peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran agar para petugas pelayanan publik lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang digital. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X