Kebakaran Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane, Perumda Tirta Benteng Pastikan Air Aman

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 10 Februari 2026 | 14:03 WIB
Kebakaran Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane, Perumda Tirta Benteng Pastikan Air Aman (Istimewa )
Kebakaran Gudang Kimia Cemari Sungai Cisadane, Perumda Tirta Benteng Pastikan Air Aman (Istimewa )

INSIBERNEWS - Perumda Tirta Benteng memastikan kualitas air bersih yang disalurkan kepada pelanggan di wilayah Tangerang kembali aman dan memenuhi standar mutu, meskipun sebelumnya terjadi pencemaran di Sungai Cisadane.

Perusahaan daerah air minum tersebut menegaskan bahwa seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur untuk menjaga keamanan air konsumsi masyarakat.

Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, menjelaskan bahwa pencemaran sempat berdampak pada aliran air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikokol, Kabupaten Tangerang. Namun, langkah cepat langsung diambil guna mencegah risiko lebih lanjut bagi pelanggan.

Baca Juga: Perahu Pembawa Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo Saat Tradisi Nyadran

“Begitu terdeteksi adanya pencemaran, kami langsung menghentikan total distribusi air bersih. Tim teknis kemudian melakukan pengujian kualitas air baku secara berkala setiap 15 hingga 30 menit,” ujar Joko Surana dalam keterangan resmi Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, sumber pencemaran diduga berasal dari polutan kimia akibat kebakaran sebuah gudang bahan kimia di wilayah Tangerang Selatan. Air baku yang terindikasi tercemar pun segera dibuang ke aliran laut, sebelum dilakukan pengisian ulang air baku yang telah memenuhi standar kualitas.

Setelah melalui proses pengolahan dan pengawasan ketat, distribusi air bersih kembali dilakukan kepada pelanggan mulai Selasa pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Joko memastikan air yang saat ini diterima masyarakat telah dinyatakan aman.

Baca Juga: Banyak yang Siap Huni, Berikut Update Pembangunan Huntara dan Huntap di Aceh dan Sumbar

“Kami menjamin air bersih yang disalurkan kembali tidak tercemar, baik secara fisika maupun kimia, dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pencemaran sungai dipicu oleh kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Kecamatan Setu. Insiden tersebut menyebabkan kebocoran bahan kimia cair yang terbawa arus ke anak Sungai Cisadane.

Akibatnya, aliran sungai sempat berubah warna menjadi putih disertai bau menyengat. Peristiwa ini juga membuat warga sekitar resah setelah ditemukan banyak ikan mati mengapung di permukaan air.

Baca Juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Catat Kontribusi 49 Persen Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional

Dijelaskan oleh Hadiman, Kasi Pengendalian Pencemaran dan Lingkungan DLH Tangerang Selatan, bahwa cairan kimia dari lokasi kebakaran terbawa arus ke anak sungai. Sementara, di lokasi tersebut tidak ada aktivitas produksi, hanya gudang penyimpanan.

Dengan langkah cepat dan pengawasan ketat yang dilakukan, Perumda Tirta Benteng berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga serta memastikan layanan air bersih tetap aman dan berkelanjutan.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X