INSIBERNEWS - Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Aceh dan Sumatra Barat terus berjalan.
Proyek yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat ini menunjukkan progres yang beragam, mulai dari tahap perangkaian rangka hingga penyelesaian unit hunian.
Dari laporan terkini, Sabtu (7/2), di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, pembangunan huntara masih berlangsung.
Baca Juga: Prabowo Lakukan Pertemuan dengan PM Australia, Bahas Kerja Sama Pendidikan hingga Ekonomi
Rangka besi bangunan telah berdiri di sejumlah titik, sementara sebagian lainnya masih dalam proses perangkaian.
Di lokasi tersebut, personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong meratakan tanah menggunakan cangkul sebagai persiapan pembangunan unit huntara.
Sementara itu, di Sumatra Barat, pembangunan huntara telah menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak sembilan unit huntara dilaporkan telah selesai dibangun dengan progres 100 persen.
Baca Juga: Sempat Hilang Usai Terseret Banjir, Aksi Heroik Pelajar SMK di Tegal Berakhir Duka
Unit-unit tersebut tersebar di beberapa kabupaten dan kota, antara lain Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, serta Kabupaten Tanah Datar.
Selain unit yang telah rampung, satu unit huntara di Kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Nagari Puluik-Puluik, masih dalam proses pembangunan dengan progres sekitar 45 persen.
Rangka besi bangunan di lokasi tersebut telah berdiri, tanah juga sudah diratakan, dan sejumlah bahan bangunan tampak telah tersedia di sekitar lokasi untuk mempercepat proses pembangunan.
Baca Juga: Menlu RI Tegaskan Traktat Keamanan Indonesia–Australia Berlandaskan Hukum Internasional
Di wilayah lain di Sumatra Barat, pembangunan huntara dan huntap juga terus dikebut. Di Kabupaten Tanah Datar, Kecamatan Batipuh, Nagari Bungo Tanjung, rangka bangunan dan atap galvalume telah terpasang. Personel TNI tampak bekerja bakti memasang dinding huntara bersama warga setempat.
Masih di Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di Kecamatan Batipuh Selatan, Nagari Sumpur, pembangunan huntara telah memasuki tahap akhir. Seluruh proses pembangunan di lokasi ini dilakukan oleh personel TNI.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, pembangunan huntara juga terus berlangsung. Lantai dasar bangunan sedang dalam tahap pengecoran, sementara sebagian rangka bangunan sudah berdiri. Di samping lokasi, tenda BNPB didirikan sebagai tempat istirahat bagi warga dan personel TNI yang terlibat dalam pembangunan.
Baca Juga: Anggaran Disorot Usai Kasus Bunuh Diri Siswa SD di NTT, DPR Minta Pemerintah Fokus Perbaiki Pendidikan Daerah 3T
Hunian Tetap Desain Modern
Untuk hunian tetap, pembangunan mulai dipersiapkan di Kota Padang Panjang. Di Kecamatan Padang Panjang Barat, Kelurahan Tanah Hitam, personel TNI terlihat berada di lahan kosong yang akan dijadikan lokasi pembangunan huntap.
Sementara itu, di Kecamatan Padang Panjang Timur, Kelurahan Ekor Lubuk, huntap telah dibangun dengan desain modern berbentuk segitiga. Bangunan menggunakan batako dengan kombinasi warna abu-abu dan kuning, serta rangka atap baja ringan menyerupai perumahan di kawasan perkotaan.
Artikel Terkait
Perkuat Layanan Kesehatan, 66 RSUD Bakal Naik Kelas, Pelayanan di Daerah Terpencil akan Lebih Lengkap
Pesulap Merah Klarifikasi Isu Poligami Usai Kepergian Istri Pertama, Akui Ratu Rizky Nabila Adalah Istri Keduanya
Kasus Impor Barang KW Terbongkar, KPK Duga Pejabat Bea Cukai Terima Rp7 Miliar per Bulan
Dari Stand-Up hingga Podcast, Ini Cara Raditya Dika Mengembangkan Storytelling
Dibeberkan Menlu Sugiono, Indonesia dan Australia Bakal Bentuk Forum Konsultasi Bahas Pertahanan
Menlu RI Tegaskan Traktat Keamanan Indonesia–Australia Berlandaskan Hukum Internasional