Prasetyo Hadi Pastikan Surat Mundur Petinggi OJK Diproses, Ketua Definitif Belum Ada Nama

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:23 WIB
Prasetyo Hadi Pastikan Surat Mundur Petinggi OJK Diproses (Foto : Sekretariat Negara)
Prasetyo Hadi Pastikan Surat Mundur Petinggi OJK Diproses (Foto : Sekretariat Negara)

INSIBERNEWS - Istana akhirnya angkat bicara terkait kabar pengunduran diri sejumlah pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sempat menghebohkan publik. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri tiga Dewan Komisioner OJK yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Meski surat tersebut sudah diterima, Prasetyo menegaskan prosesnya masih berjalan dan belum ada keputusan final yang diumumkan. Ia menyebut, saat ini pihak Istana tengah memproses pengunduran diri tersebut sesuai prosedur yang berlaku di pemerintahan dan lembaga terkait.

“Sudah, sudah diterima. Lagi diproses,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026) malam. Pernyataan singkat itu sekaligus mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri para komisioner OJK memang benar-benar masuk ke meja Presiden.

 Baca Juga: Manuver Besar Elon Musk, SpaceX, Tesla, dan xAI Dijajaki untuk Merger

Prasetyo menjelaskan, mekanisme penggantian pejabat OJK akan mengacu pada prosedur internal lembaga tersebut. Tahap awalnya adalah hasil rapat Dewan Komisioner yang kemudian dilanjutkan dengan pengiriman surat resmi kepada Presiden sebagai pemegang kewenangan penetapan.

“Sesuai mekanisme kan hasil dari rapat Dewan Komisioner tadi kan berkirim surat kepada Bapak Presiden,” sebutnya. Artinya, proses pergantian tidak dilakukan secara mendadak, melainkan melalui jalur administrasi yang sudah diatur.

Di tengah dinamika tersebut, OJK diketahui telah menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Penunjukan ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, terutama dalam situasi pasar yang sedang sensitif dan penuh tekanan.

 Baca Juga: Rakernas PSI Ditutup Tangis Kaesang, Kader Diminta Gotong Royong Menang 2029

Namun, terkait penunjukan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK definitif, Prasetyo menegaskan Presiden Prabowo belum mengantongi nama calon. Ia menekankan bahwa saat ini posisi yang ada masih bersifat sementara untuk mengisi kekosongan kepemimpinan.

“Belum punya nama calon dong. Untuk mengisi, untuk mengisi kan orang baru yang pejabat sementara,” tegas Prasetyo. Pernyataan ini memberi gambaran bahwa proses penentuan pimpinan definitif masih akan berjalan dan belum diputuskan dalam waktu dekat.

Sebagai catatan, gelombang pengunduran diri di lingkungan OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terjadi pada Jumat (30/1/2026). Situasi ini diduga berkaitan dengan keputusan MSCI yang membekukan saham-saham Indonesia dari portofolio investasinya, yang kemudian memicu trading halt di pasar saham selama dua hari berturut-turut.

 Baca Juga: Muzani di Harlah 100 Tahun NU: NU Kuat Kalau Jemaahnya Sehat dan Dompetnya Tebal

Tak hanya satu dua orang, pengunduran diri ini melibatkan sejumlah nama besar. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Direktur Utama BEI Iman Rachman dilaporkan ikut meletakkan jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas gejolak pasar modal dalam beberapa hari terakhir yang membuat investor panik.

Selain Mahendra dan Iman, beberapa pejabat lain juga disebut mundur, antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi, Deputi Komisioner Pengawas Emiten OJK Aditya Jayaantono, serta Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara. Dengan rangkaian pengunduran diri ini, publik kini menanti langkah lanjutan pemerintah untuk memastikan stabilitas sektor keuangan tetap terjaga. 

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X