Presiden Prabowo Berhalangan Hadir di Harlah ke-100 NU, Ini Kata Ketum PBNU

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:02 WIB
Ketua PBNU - Gus Yahya (Foto : istimewa)
Ketua PBNU - Gus Yahya (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tidak dapat menghadiri puncak peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/1/2025).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk menyambut kehadiran Presiden Prabowo. Koordinasi intensif bahkan sudah dilakukan sejak sehari sebelumnya bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan protokol Istana.

“Sejak kemarin sudah dilakukan koordinasi terkait hal-hal teknis yang diperlukan untuk kehadiran beliau,” ujar Yahya usai acara berlangsung.

Baca Juga: Harga Bawang dan Cabai Melunak di Akhir Pekan, Daya Beli Warga Diharap Terjaga

Namun, menjelang pelaksanaan acara, Presiden Prabowo disebut memiliki agenda kenegaraan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Salah satu alasan utama ketidakhadirannya adalah kewajiban menerima sejumlah tamu negara.

“Pada saat terakhir, beliau berhalangan karena ada tugas lain. Kami juga mendengar ada agenda kenegaraan yang berkaitan dengan kunjungan tamu-tamu negara,” ungkap Yahya.

Sebelumnya, PBNU memang mengundang Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih untuk menghadiri perayaan satu abad NU tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Dini Hari di Cengkareng Timur, Empat Rumah dan Tiga Lapak Ludes Terbakar

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah menteri tetap hadir dalam acara bersejarah itu, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko PMK Pratikno, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Tak hanya itu, peringatan Harlah ke-100 NU juga dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan pimpinan lembaga negara, seperti Sinta Nuriyah Wahid bersama putrinya Yenny Wahid, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

Dari kalangan partai politik, tampak hadir sejumlah pimpinan partai, antara lain Ketua Umum PPP Mardiono, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, serta Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji.

Baca Juga: Tak Tinggal Diam soal Fitnah Medsos, Sarwendah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Meski tanpa kehadiran Presiden Prabowo, puncak peringatan Harlah ke-100 NU tetap berlangsung khidmat dan meriah, mencerminkan peran besar NU dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X