Trump Pasang Target Tinggi, AS Incar Kendali Minyak Venezuela Lewat Raksasa Energi

Photo Author
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:29 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Reuters)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Reuters)

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memantik perhatian dunia lewat pernyataannya mengenai masa depan industri minyak Venezuela.

Ia menyebut, Amerika Serikat berpeluang menguasai lebih dari separuh produksi minyak global apabila perusahaan-perusahaan minyak AS kembali diberi akses penuh untuk beroperasi di negara tersebut.

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Soroti Kekayaan Gus Yaqut Senilai Rp13,7 Miliar

Trump menegaskan, pemerintahannya siap menggandeng perusahaan energi raksasa seperti ExxonMobil, Chevron, dan ConocoPhillips untuk membangun kembali sektor perminyakan Venezuela yang selama ini terpuruk.

Kerja sama itu diklaim akan mencakup perbaikan infrastruktur, peningkatan kapasitas produksi, hingga pemasaran minyak ke pasar internasional.

“Kami bisa membangun kembali industri energi Venezuela dengan cepat dan efisien. Potensinya luar biasa, baik untuk Amerika Serikat maupun Venezuela,” kata Trump dalam pernyataannya.

Baca Juga: Aturan Free Float Bakal Diperketat, Ratusan Emiten Bersiap Hadapi Skema Baru OJK

Menurut Trump, hasil dari pengelolaan dan penjualan minyak Venezuela tersebut berpotensi menghasilkan pemasukan hingga triliunan dolar.

Ia menyebut keuntungan itu akan membuka babak baru dominasi energi Amerika Serikat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi Venezuela yang selama bertahun-tahun dilanda krisis.

Pernyataan ini muncul di tengah dinamika politik besar di Venezuela, menyusul penahanan Presiden Nicolás Maduro. Situasi tersebut disebut Trump sebagai momentum untuk mengamankan cadangan minyak terbesar di dunia dan mengembalikannya ke dalam sistem ekonomi global yang lebih “terkendali”.

Baca Juga: Bus Esports Desa Resmi Meluncur, Mendes Yandri Buka Jalan Baru Bagi Talenta Gamer Kampung

Trump juga mengumumkan rencana investasi awal senilai minimal USD 100 miliar untuk membangun ulang infrastruktur energi Venezuela. Dana tersebut akan difokuskan pada perbaikan kilang, sumur minyak, jaringan pipa, serta fasilitas pendukung lain yang mengalami kerusakan parah akibat kurangnya perawatan dan sanksi internasional.

“Dengan investasi besar dan teknologi terbaik, produksi minyak Venezuela bisa kembali melonjak dalam waktu singkat,” ujar Trump.

Baca Juga: Pilih Jaga Jarak, Trump Ogah Bertemu Reza Pahlavi di Tengah Memanasnya Aksi Protes Iran

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X