INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, penindakan menyasar seorang pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bertugas di Kantor Wilayah Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyatakan bahwa operasi ini dilakukan di lingkungan Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.
“Iya benar (OTT), Jakarta Utara. Benar, pegawai pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara” ujar Fitroh saat dikonfirmasi di Jakarta.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Berujung Tersangka, Ini Peran Para Pihak
Berdasarkan informasi awal, OTT ini berkaitan dengan dugaan praktik suap yang bertujuan untuk menurunkan nilai kewajiban pajak. Dugaan tersebut mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang dalam proses administrasi perpajakan.
“Suap terkait pengurangan nilai pajak,” jelas Fitroh Rohcahyanto.
Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci kronologi maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Proses pendalaman masih terus dilakukan oleh tim penyidik.
Baca Juga: Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Dana Senilai Rp100 Miliar
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa total ada delapan orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Selain itu, penyidik turut menyita barang bukti berupa sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan perkara suap.
“Sampai saat ini, Tim telah mengamankan para pihak sejumlah 8 orang, beserta barang bukti dalam bentuk uang,” kata Budi.
Seluruh pihak yang ditangkap langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Bangga! Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu Disambut Gemuruh Tepuk Tangan
“Para pihak selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif di gedung KPK Merah Putih,” tambahnya.
Sesuai dengan ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Buka Suara Soal Pelapor Pandji Pragiwaksono Yang Mengatasnamakan Pemuda Muhammadiyah
Miris! Identitas Digital Jadi Dagangan, Data Pribadi Dijual Murah di Pasar Gelap Siber
Bangga! Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu Disambut Gemuruh Tepuk Tangan
Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol, Adly Fairuz Kena Gugatan Rp5 Miliar
Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024 Berujung Tersangka, Ini Peran Para Pihak