INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiap mengakhiri pemandangan tiang monorel mangkrak yang selama bertahun-tahun berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Sebanyak 98 tiang monorel akan dibongkar dengan anggaran mencapai Rp100 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyampaikan bahwa proyek pembongkaran tersebut akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran ini tidak hanya difokuskan pada pembongkaran struktur beton semata.
Baca Juga: Trump Umumkan Pengalihan Puluhan Juta Barel Minyak Venezuela Usai Maduro Ditangkap
Menurut Heru, dana tersebut juga dialokasikan untuk penataan ulang kawasan Jalan Rasuna Said secara menyeluruh. Penataan mencakup perbaikan badan jalan, jalur cepat, jalur lambat, hingga trotoar agar kawasan tersebut lebih tertata dan nyaman bagi pengguna jalan.
"Anggaran itu bukan hanya untuk bongkar tiang monorel, tapi juga untuk menata kembali jalan dan trotoar di sepanjang Rasuna Said," ujar Heru Suwondo.
Untuk tahap awal, Pemprov DKI akan memprioritaskan penataan Jalan Rasuna Said terlebih dahulu. Sementara itu, rencana penataan tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan Asia Afrika masih belum ditentukan waktunya.
Baca Juga: Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Anggaran hingga Rp60 Triliun
Heru menjelaskan, fokus utama penataan berada di sisi timur Jalan Rasuna Said yang selama ini dinilai semrawut akibat keberadaan tiang monorel. Kawasan tersebut akan diselaraskan dengan kondisi sisi barat yang sudah lebih rapi lebih dulu.
"Sisi timurnya masih terkendala adanya tiang monorel. Makanya, akan kita rapikan jalannya, baik jalur cepat, jalur lambat, maupun trotoar. Nantinya pembatas akan dihilangkan, dibuat sama seperti sisi barat," ucap Heru.
Pembongkaran tiang monorel ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas, memperlancar arus kendaraan, serta memperbaiki estetika kawasan bisnis Kuningan yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi Jakarta.
Baca Juga: BMKG Peringati Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi Air Laut Terjang Area Manado Town Square 3
Selain itu, penataan trotoar juga diarahkan untuk mendukung kenyamanan pejalan kaki dan pengguna transportasi umum, sejalan dengan upaya Pemprov DKI mendorong kota yang lebih ramah bagi semua lapisan masyarakat.
Dengan langkah ini, Pemprov DKI berharap proyek monorel yang lama terbengkalai tidak lagi menjadi beban visual maupun fungsional, sekaligus memberi wajah baru bagi salah satu ruas jalan utama ibu kota.***
Artikel Terkait
Siap Digunakan 2027, Pemerintah Bakal Bangun Kompleks Haji Indonesia di Mekkah Mulai Akhir 2026
Ramai Teror Terhadap Aktivis dan Influencer, Mahfud MD: Negara Wajib Hadir Lindungi Kebebasan Berpendapat
BMKG Peringati Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi Air Laut Terjang Area Manado Town Square 3
Kepergok Jalan Berdua, Jule Diduga Liburan ke Bali Bersama Jefri Nichol!
Bangga Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun, Prabowo: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Hati-hati Modus Kejahatan, Berikut Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI
Kejagung Datangi Kemenhut, Usut Jejak Alih Fungsi Hutan di Perkara Tambang Konawe Utara
AS Berencana Membeli Greenland, Trump Tegaskan Kepentingan Keamanan Nasional
Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Anggaran hingga Rp60 Triliun
Trump Umumkan Pengalihan Puluhan Juta Barel Minyak Venezuela Usai Maduro Ditangkap