INSIBERNEWS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menyatukan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam kegiatan retret yang akan digelar di Padepokan Garuda Yaksa, kawasan Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 6 Januari.
Retret kali ini direncanakan berlangsung selama satu hari dan akan dihadiri oleh jajaran lengkap pemerintahan, mulai dari menteri koordinator, para menteri dan wakil menteri, hingga utusan khusus, penasihat khusus, staf khusus Presiden, serta sejumlah pejabat negara lainnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan rencana tersebut saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore.
“Besok ada retret,” ujarnya singkat, tanpa merinci agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
Konfirmasi serupa juga disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Ia menyebutkan bahwa undangan retret telah disampaikan kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih.
“Undangannya untuk besok dan berlaku untuk seluruh anggota kabinet,” kata Bima Arya kepada wartawan.
Menariknya, seperti pada kegiatan serupa sebelumnya, panitia juga menetapkan dress code khusus bagi para peserta. Seluruh anggota kabinet diminta mengenakan pakaian berwarna cokelat muda atau khaki.
“Kurang lebih sama dengan retret sebelumnya, pakai khaki,” jelas Bima Arya.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan media, kegiatan retret di Hambalang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.
Retret ini menjadi yang kedua sejak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik. Retret perdana sebelumnya digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 25–27 Oktober 2024.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota Kabinet Merah Putih mengenakan seragam loreng Komando Cadangan (Komcad) dan mengikuti berbagai aktivitas fisik serta pembinaan, seperti olahraga bersama, baris-berbaris, hingga trekking ke Gunung Tidar.
Artikel Terkait
BRI Berdayakan UMKM Busana Muslim Asal Tangerang, Berhasil Buktikan Kekuatan Produk Lokal di Kancah Global
Teror Influencer Pasca Kritik Pemerintah, Menteri HAM Natalius Pigai Minta Polisi Bertindak
Dikawal Ratusan Ojol, Nadiem Makarim Dilarang Bicara Pada Publik Dalam Sidang Dakwaan Pengadaan laptop chromebook
Mulai Kondusif Pasca Konflik, Kemenlu Klaim WNI di Venezuela Aman, Siapkan Kontingensi Jika Situasi Keamanan Memburuk
Nyaris Memaki Pelaku, Fiersa Besari Cerita Insiden Kecelakaan Istri di Gambir: 'Bukan Soal Uang, Tapi Keselamatan'