Meski demikian, warga tetap menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian masyarakat yang telah berdonasi.
Ditemukan Pakaian Donasi yang Tidak Layak Pakai
Selain tidak sesuai fungsi, sebagian pakaian donasi juga dilaporkan dalam kondisi kurang layak. Akun Instagram @berkahbareng.id mengingatkan bahwa donasi pakaian seharusnya masih bersih dan dapat digunakan dengan baik.
“Baju donasi bukan berarti baju bekas sembarangan yang robek, kusam, bau, bernoda, atau rusak. Itu bukan donasi, itu beban bagi penerima,” tulis keterangan dalam video, dikutip pada Jumat, 19 Desember 2025.
Baca Juga: Presiden Prabowo Usulkan 10 Persen Saham Freeport untuk Masyarakat Papua
Warganet pun mengingatkan agar kegiatan donasi tidak dijadikan ajang membersihkan lemari, melainkan benar-benar dilandasi empati dan kepedulian.
Pentingnya Edukasi Donasi Tepat Sasaran
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menyalurkan bantuan. Donasi yang tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan layak pakai akan jauh lebih bermanfaat bagi korban bencana.
Koordinasi dengan posko resmi dan memperhatikan kondisi wilayah terdampak menjadi langkah penting agar bantuan yang diberikan benar-benar membantu pemulihan para pengungsi.
Artikel Terkait
Percepat Evakuasi Korban Bencana Sumatera, BRIN Turunkan Drone Pendeteksi Jenazah
Mensesneg Beberkan Fokus Prabowo di Sumbar: Agam, Padang Pariaman, Jembatan Lembah Anai untuk Pastikan Pemulihan
BRI Menggelar RUPSLB, Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Kinerja Tahun 2026
Jembatan Putus Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bireuen Terpaksa Seberangi Sungai dengan Tali dan Bambu
Sosok Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala BNN yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Ton
Bendungan Ciawi dan Sukamahi Terbukti Efektif Reduksi Banjir Jakarta hingga 27 Persen