Harga Perak Meroket, Tumbuh Lebih Cepat dari Emas dan Catat Rekor Sepanjang Masa

Photo Author
- Kamis, 11 Desember 2025 | 19:55 WIB
Harga Perak Meroket Tahun Ini (Foto : Dok/Aneka Logam)
Harga Perak Meroket Tahun Ini (Foto : Dok/Aneka Logam)

INSIBERNEWS - Dalam setahun terakhir, perak tampil sebagai bintang baru di pasar logam mulia. Logam yang selama ini sering berada di bawah bayang-bayang emas itu kini justru mencuri perhatian berkat lonjakan harga yang jauh lebih agresif dan konsisten.

Menurut laporan Anadolu Agency, Kamis (11/12/2025), harga perak tercatat melesat hingga 92 persen dalam 12 bulan terakhir. Sebagai perbandingan, emas—yang biasanya menjadi primadona investor saat ketidakpastian global meningkat—hanya naik sekitar 56 persen dalam periode yang sama.

Baca Juga: Jelang Nataru dan Pascabencana, Kemendag Intensif Awasi Distribusi MinyaKita di Sumatera

Lonjakan ini bukan sekadar angka. Pada awal Juni lalu, perak sempat menyentuh level tertingginya dalam 13 tahun ketika menembus harga USD35 per ons. Namun kejutan lebih besar datang pekan ini, ketika harga perak akhirnya melewati ambang USD60 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah perdagangan logam mulia.

Kenaikan cepat ini membuat perak kini menjadi alternatif investasi yang lebih serius diperhitungkan, terutama oleh investor yang mencari diversifikasi di tengah gejolak ekonomi global.

CEO Silver Institute, Michel DiRienzo, menjelaskan bahwa melonjaknya harga perak tidak terjadi tanpa sebab.

Baca Juga: Kantor PSY Digeledah Polisi, Kasus Dugaan Obat Tidur Ilegal Makin Jadi Buah Bibir di Korsel

“Perkembangan ini bersamaan dengan meningkatnya risiko makroekonomi dan geopolitik, termasuk kebijakan perdagangan AS, yang mendorong investor untuk meningkatkan alokasi ke logam mulia untuk diversifikasi portofolio,” ujarnya.

Selain faktor geopolitik, analis pasar menyebut bahwa perak juga mendapat dorongan dari sektor industri, terutama karena penggunaannya yang luas dalam panel surya, baterai, hingga perangkat elektronik modern. Permintaan yang terus tumbuh, sementara pasokan tidak meningkat signifikan, ikut menciptakan tekanan harga ke atas.

Di sisi lain, investor ritel juga disebut semakin tertarik pada perak karena dianggap lebih terjangkau dibandingkan emas, namun memiliki potensi pertumbuhan yang tak kalah menjanjikan. Fenomena ini terlihat dari meningkatnya volume perdagangan perak di berbagai platform investasi global.

Baca Juga: IFG Tegaskan Transparansi Informasi sebagai Pelayanan Publik dan Pilar Penguatan Reputasi Perusahaan

Dengan tren yang masih terus menguat, sejumlah analis memperkirakan harga perak berpotensi bertahan di level tinggi hingga beberapa bulan ke depan, terutama jika ketidakpastian ekonomi global masih berlanjut. Namun mereka juga mengingatkan perlunya kewaspadaan karena volatilitas harga perak cenderung lebih tinggi dibandingkan emas.

Lonjakan harga yang spektakuler ini pada akhirnya menandai babak baru bagi perak—dari yang dulu sering dianggap “adik emas”, kini berubah menjadi primadona baru pasar komoditas dunia.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X