Ia kemudian menambahkan,
“Kalau itu tambang rakyat atau ditebang masyarakat, seberapa banyak masyarakat bisa memotong kayu? Tapi kalau sudah ada eskavator, ada bekho, pasti ada pembiaran di sana, ada korporasi yang terlibat, ada penegak hukum yang mendiamkan.”
Baca Juga: Geger! Anak SMP Diduga Menghabisi Nyawa Ibu Kandung di Waktu Subuh, Polisi Masih Selidiki Motifnya
Aulia menyebut adanya “pembiaran sistematis” sebagai kondisi yang membuat kerusakan lingkungan terus berulang. Ia menilai, jika praktik penebangan itu terjadi bertahun-tahun dan tidak ada tindakan dari aparat, maka kemungkinan besar ada aktor-aktor kuat yang ikut bermain.
“Sudah dapat dipastikan terjadi korupsi di sana (Sumatera), patut diduga. Bagaimana mungkin ada pembiaran bertahun-tahun dan tidak ada yang tahu? Kita nggak hidup di ruang hampa,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa bencana banjir besar yang melanda dua wilayah Sumatera baru-baru ini tidak bisa dilepaskan dari aktivitas manusia yang merusak hutan. Dari penebangan ilegal hingga praktik tambang serampangan, semuanya menurutnya saling berkelindan dan memperparah dampak bencana.
Di akhir, Aulia menegaskan bahwa rantai aktor yang terlibat dalam praktik illegal logging hampir pasti tidak berhenti pada pelaku lapangan saja.
“Pasti ada yang terlibat, baik itu pejabat, penegak hukum, atau siapapun yang punya kekuasaan untuk membiarkan atau bahkan membekingi pelaku illegal mining atau illegal logging itu,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Truk Trailer Hantam Separator Busway di Daan Mogot, Sopir Diduga Kehilangan Konsentrasi
Serukan Two-State Solution, Prabowo Tegaskan Indonesia-Pakistan Dukung Kemerdekaan Palestina
Memilukan! Peternak Aceh Utara Termenung Lihat Puluhan Kambingnya Tewas Terbawa Banjir Bandang
Evakuasi Terus Dilakukan, Helikopter TNI AD Kirim Logistik ke Wilayah Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara
Geger! Anak SMP Diduga Menghabisi Nyawa Ibu Kandung di Waktu Subuh, Polisi Masih Selidiki Motifnya
Kisah Bocah Korban Banjir Bandang Aceh: Trauma Mendalam dan Detik-Detik Penyelamatan
Sepakati Kerja Sama, Pakistan dan Indonesia Fokus Perkuat Agrikultur dan IT
Wamentan Sudaryono Buka Suara Terkait Sorotan Publik soal Beras Bantuan Seharga 60 Ribu
Pilu! Kebakaran Gedung Terra Drone Buat Seorang Suami Kehilangan Istrinya yang Sedang Hamil Tua
Heboh! Ribuan Kayu Bertanda Kemenhut Terseret ke Pesisir Lampung, Pemerintah Buka Suara