Minta Maaf ke Bupati Tapsel, Kepala BNPB Minta Penanganan Bencana di Sumatera Makin Dipercepat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 2 Desember 2025 | 07:00 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto (tengah) meminta maaf ke Bupati Tapsel setelah menilai banjir tak mengkhawatirkan.  (BNPB)
Kepala BNPB, Suharyanto (tengah) meminta maaf ke Bupati Tapsel setelah menilai banjir tak mengkhawatirkan. (BNPB)

INSIBERNEWS - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, meninjau langsung lokasi bencana yang terjadi di Sumatera Utara, pada Senin, 1 Desember 2025.

Dalam kesempatan itu, Suharyanto menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), setelah sebelumnya menilai kondisi banjir di wilayah tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan.

“Pak, saya surprise, saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati. Bukan berarti kami tak peduli,” ujar Suharyanto kepada awak media.

Baca Juga: Tanggapan BNPB Soal Tiga Walikota Aceh Angkat Tangan Tak Mampu Atasi Bencana Lonsor

Dalam kunjungannya, Suharyanto menegaskan bahwa penanganan pengungsi harus menjadi prioritas utama.

Perwira Tinggi TNI-AD itu meminta jajarannya bersama pemerintah daerah memastikan warga tidak terlalu lama tinggal di tenda pengungsian.

“Ini enggak mungkin mereka akan tinggal seterusnya,” kata Suharyanto.

Baca Juga: Surat Bupati Aceh Tengah Viral, Pemda Akui Tak Mampu Tangani Bencana

Dia menjelaskan bahwa kondisi fisik dan mental para pengungsi akan terdampak jika harus bertahan terlalu lama di barak sementara.

“Itu maksimal kemampuan orang tuh dua minggu. Setelah itu penyakit datang, mental juga terkena itu,” lanjutnya.

Suharyanto mengingatkan bahwa penanganan pengungsi tidak boleh sebatas menyediakan kebutuhan dasar semata.

Baca Juga: Batch 3 Resmi Dibuka, Magang Nasional 2025 Siap Tampung Lebih dari 13 Ribu Peserta

“Tolong juga ini betul-betul, jangan anggap masyarakat kalau sudah di tenda, dikasih makan minum, ada MCK aja udah selesai,” tegasnya.

“Manusia Indonesia kalau lama-lama di tenda seperti itu ya pasti tidak akan tahan,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X