Prabowo Terbang ke Sumatra Saat Subuh, Pastikan Penanganan Banjir dan Longsor Berjalan Cepat

Photo Author
- Senin, 1 Desember 2025 | 09:27 WIB
Prabowo Terbang ke Sumatra Hari ini untuk Tinjau Korban Banjir dan Longsor secara langsung (Foto : istimewa)
Prabowo Terbang ke Sumatra Hari ini untuk Tinjau Korban Banjir dan Longsor secara langsung (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memulai awal pekannya dengan agenda yang cukup berat. Senin, 1 Desember 2025, menjelang matahari terbit, ia sudah berada di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sekitar pukul 06.00 WIB, pesawat kepresidenan lepas landas menuju Sumatra untuk meninjau langsung sejumlah daerah yang dalam sepekan terakhir luluh lantak akibat banjir besar dan longsor.

Baca Juga: KJRI Siap Pulangkan Jenazah Korban WNI di Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court Hong Kong

Lokasi pertama yang menjadi tujuan adalah Kabupaten Tapanuli Utara, salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah. Kehadiran Presiden di wilayah ini dianggap sebagai sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak cepat, tidak hanya memastikan bantuan tiba di lokasi, tetapi juga mengevaluasi langsung apa saja yang masih menghambat kelancaran distribusi logistik.

Setibanya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Silangit, Prabowo dijadwalkan langsung menuju beberapa titik terdampak.

Ia ingin melihat dari dekat bagaimana kondisi rumah warga, fasilitas umum yang rusak, hingga jalur-jalur yang masih tertutup material longsor sehingga mempersulit akses bantuan.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total 2027 Bakal Pecahkan Rekor, Catat Tanggalnya!

Dari informasi yang disampaikan pihak Istana, Presiden ingin memastikan bahwa langkah penanganan darurat berjalan sesuai prosedur. Beberapa laporan sebelumnya menyebutkan adanya sejumlah wilayah yang masih terisolasi karena akses jalan belum sepenuhnya terbuka. Kondisi ini membuat alat berat maupun kendaraan logistik tidak bisa bergerak bebas.

Selain meninjau kerusakan, Prabowo dijadwalkan bertemu langsung dengan para petugas di lapangan, relawan, hingga warga yang terdampak.

Dialog semacam ini dianggap penting agar pemerintah mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan prioritas, terutama dari warga di titik-titik yang belum tersentuh bantuan secara optimal.

Baca Juga: 52 Titik SPPG Bergerak di Aceh, Ratusan Ribu Paket Makanan Bergizi Dibagikan untuk Penyintas Bencana

Cuaca ekstrem yang terjadi sejak akhir November disebut sebagai pemicu utama banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Intensitas hujan yang tinggi membuat sungai meluap, tanah menjadi tidak stabil, dan menyebabkan kerusakan yang meluas.

Dalam kunjungan ini, pemerintah sekaligus melakukan evaluasi terhadap kesiapsiagaan daerah menghadapi cuaca ekstrem. Penilaian tersebut tidak hanya menyangkut respons darurat, tetapi juga koordinasi antara instansi yang terlibat dalam penanganan bencana.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk turun langsung mengerahkan seluruh kemampuan nasional.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X