INSIBERNEWS - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di kawasan Cikampek dan mengagetkan para pengendara yang tengah berhenti di lampu merah Dawuan, Jawa Barat, Sabtu (29/11/2025) pagi.
Sekitar pukul 07.45 WIB, situasi lalu lintas yang semula tertib berubah kacau ketika sebuah truk melaju kencang dan langsung menabrak deretan kendaraan yang menunggu giliran jalan. Insiden itu menewaskan dua orang, sementara lima lainnya luka-luka.
Kasatlantas Polres Karawang, AKP Abdurrohman Hidayat menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada masalah pengereman. Truk yang datang dari arah Jomin menuju Bekasi disebut tak mampu berhenti meski lampu sudah merah, hingga akhirnya menghantam kendaraan di depannya tanpa sempat mengurangi kecepatan.
“Untuk data awal begitu, tapi tetap kami pastikan lagi melalui olah TKP dan pemeriksaan teknis kendaraan,” ujar Abdurrohman.
Total ada 13 kendaraan yang menjadi korban tabrakan, terdiri dari 6 mobil dan 7 sepeda motor. Beberapa motor terseret hingga beberapa meter, sementara sejumlah mobil tampak ringsek di bagian belakang. Suara benturan keras disebut terdengar hingga radius ratusan meter, membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk membantu.
Para korban segera dievakuasi ke RS Karya Husada. Dua korban yang meninggal langsung dibawa ke ruang jenazah, sedangkan lima lainnya kini menjalani perawatan. Beberapa saksi mata mengaku tidak sempat bereaksi karena peristiwa berlangsung sangat cepat, hanya hitungan detik sejak truk muncul hingga seluruh kendaraan terseret.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Bantuan Banjir Terus Dikirim, Akui Cuaca Buruk Masih Jadi Tantangan Berat
Sopir truk berinisial T telah diamankan polisi. Dari pemeriksaan awal, pengemudi dipastikan tidak dalam kondisi mengantuk atau terpengaruh zat tertentu.
“Kondisinya fit. Jadi sementara kami masih fokus pada dugaan kerusakan rem,” kata Abdurrohman menegaskan.
Tim Satlantas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga memeriksa kondisi rem dan sistem mekanis pada truk tersebut, termasuk mengambil rekaman CCTV dari sejumlah titik untuk melihat kecepatan kendaraan, jarak pandang, serta respons pengemudi detik-detik sebelum tabrakan terjadi.
Proses evakuasi sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Mobil derek dikerahkan untuk mengangkat kendaraan-kendaraan yang rusak berat, sementara petugas lain membersihkan pecahan kaca dan puing di jalan yang membahayakan pengguna jalan.
Hingga siang hari, situasi di kawasan Dawuan mulai kembali normal. Polisi tetap menempatkan petugas tambahan untuk mengatur lalu lintas, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu titik padat di jalur Cikampek.
Artikel Terkait
Soroti Pelajar yang Pertaruhkan Nyawa untuk Sekolah, Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan bagi Siswa Pelosok
Polda Metro Jaya Siapkan Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi, Kubu Roy Suryo Sebut Jadi Penentu Arah Penyidikan
Gus Ipul Resmi Dicopot dari Kursi Sekjen PBNU, Rapat Tanfidziyah Pimpinan Gus Yahya Picu Babak Baru Dinamika Internal
Jabodetabek Diselimuti Awan Sejak Pagi, Hujan Lokal Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Hari Ini
Kisruh Kasus Perselingkuhan: Inara Rusli Akhirnya Buka Suara, Akhiri Status Nikah Siri dengan Insanul Fahmi
Guru Harus Berwibawa, Prabowo Ingatkan Orang Tua Tak Selalu Benarkan Anak
Prabowo Pastikan Bantuan Banjir Terus Dikirim, Akui Cuaca Buruk Masih Jadi Tantangan Berat
Setahun Memimpin, Prabowo Dinilai Masih Bawa Beban Jokowi dan Ekspektasi Publik yang Tinggi
Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan Usai Tersentuh Kisah Anak Sekolah Bertaruh Nyawa di Sungai
Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Motor, Rekan Ungkap Detik-Detik Kabar Muncul di Grup WA