Sekolah akan Dimulai Besok Senin Meski Gunung Semeru Masih Berstatus Tanggap Darurat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 23 November 2025 | 17:29 WIB
Gunung Semeru masih erupsi aktif hingga Minggu, 23 November 2025.  (PVMBG)
Gunung Semeru masih erupsi aktif hingga Minggu, 23 November 2025. (PVMBG)

INSIBERNEWS - Gunung Semeru kini masih berada di Level IV (Awas) dan statusnya belum diturunkan lagi usai erupsi pada Rabu, 19 November 2025 lalu.

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan pada Minggu pagi, 23 November 2025.

Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung api Semeru, KESDM Badan Geologi PVMBG, untuk periode 00.00–06.00 WIB, terlihat cuaca terekam mendung dengan angin lemah ke barat laut.

Baca Juga: Cinta Terlarang yang Berujung Tragedi Wafatnya Dosen Untag, AKBP Basuki Terancam Dipecat Tidak Hormat

Dalam laporan yang sama, asap kawah membumbung hingga 1.000 meter dari puncak dan kolom asap dari dua letusan terjadi dengan ketinggian 500-700 meter ke arah barat daya.

Hari ke-4 pascaerupsi, aktivitas kegempaan yang masih terjadi tercatat 36 kali gempa letusan.

Kemudian, terjadi dua kali gempa guguran, dan 5 kali gempa hembusan dengan aktivitas yang masih intens.

Baca Juga: VONIS 4,5 Tahun Penjara Mantan Dirut PT. ASDP: Kasus Ira Puspadewi, Lebih Ganjil dari Tom Lembong

Penetapan Jarak Aman Warga dari Gunung Semeru
PVMBG juga menekankan bahwa wilayah dalam radius 8 kilometer dari puncak harus steril dari aktivitas apapun.

Sementara itu, di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 kilometer dari puncak menjadi zona yang paling berbahaya dan tidak boleh dimasuki.

Bagi warga yang tinggal di luar radius tersebut, imbauan untuk menjaga jarak minimal 500 meter dari sempadan sungai tetap berlaku.

Baca Juga: Temukan Lencana Polri, Mobil Kecelakaan di Tol Bakter Berisi Puluhan Ribu Ekstasi

Potensi bahaya awan panas, guguran lava, hingga aliran lahar dapat bergerak cepat mengikuti lembah sungai, terutama pada Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, dan anak-anak sungai lainnya.

Persiapan Kembali Sekolah
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) anak-anak yang berada di pengungsian akan segera aktif lagi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X