INSIBERNEWS - Kabar kepergian Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin pada Jumat, 14 November 2025, cukup mengejutkan banyak orang.
Yusuf Saadudin dikabarkan wafat setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada Bandung.
Dalam keterangan resminya pada hari yang sama, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Herfinia telah menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Yusuf.
Baca Juga: Kampung Haji Indonesia Siap Direalisasikan, Danantara Ikut Lelang Tanah 80 Hektare di Makkah
“Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pertumbuhan dan transformasi Bank BJB," tutur Herfinia.
"Nilai-nilai yang beliau tanamkan akan menjadi warisan berharga. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Namun, sebagian publik mempertanyakan terkait kepergian mendadak yang dialami sang Dirut BJB. Hal itu karena adanya dugaan beberapa jam sebelumnya, Yusuf masih mengikuti kegiatan olahraga golf di Jatinangor National Golf and Resort.
Baca Juga: Gempa 6,0 Guncang Maluku, Warga Ambon dan Seram Rasakan Getaran
Ditambah lagi, informasi resmi belum dirilis secara jelas, sementara publik hingga kini menunggu penjelasan untuk memastikan tidak adanya simpang siur yang berkepanjangan.
Rumor Kecelakaan di Lapangan Golf
Kondisi darurat yang dialami Yusuf sesaat setelah menyelesaikan permainan golf, disebut berlangsung cepat.
Seorang sumber yang mengetahui persis peristiwa itu memastikan bahwa almarhum mengalami kecelakaan saat bermain golf sebelum kondisinya memburuk dan dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Siap Menikah dengan Shin Minah usai 10 Tahun Pacaran, Kim Woobin Bagikan Surat untuk Penggemar
Menurut sumber tersebut, insiden terjadi ketika bola yang dipukul salah satu rekan bermain melenceng dan mengenai bagian sensitif tubuh almarhum, sehingga memicu cedera serius.
“Iya, itu kecelakaan,” katanya.
Artikel Terkait
Kampung Haji Indonesia Siap Direalisasikan, Danantara Ikut Lelang Tanah 80 Hektare di Makkah
Borong 3,1 Juta Lembar Saham Trimegah Sekuritas, Boy Thohir Percaya pada Perusahaan dan Kondisi Pasar Modal Indonesia
Defisit APBN Tetap Terkendali, Penerimaan Negara Melaju Stabil Hingga Akhir Oktober
Bulog Genjot Pembangunan 100 Gudang Baru, Kapasitas Penyimpanan Beras Bisa Tembus Satu Juta Ton
55 Tahun di Indonesia, Suzuki Klaim Sudah Tanam Investasi Rp22 Triliun dan Serap Ribuan Pekerja
Pengadilan AS Putuskan Meta Tak Lakukan Monopoli, Instagram dan WhatsApp Tetap di Bawah Naungannya