Bulog Genjot Pembangunan 100 Gudang Baru, Kapasitas Penyimpanan Beras Bisa Tembus Satu Juta Ton

Photo Author
- Kamis, 20 November 2025 | 18:11 WIB
Ilustrasi gudang buloh dapat menampung 1 juta ton beras (Foto : istimewa)
Ilustrasi gudang buloh dapat menampung 1 juta ton beras (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Perum Bulog terus memperkuat cadangan logistik nasional lewat pembangunan 100 gudang baru di berbagai daerah.

Langkah ini menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan pasokan beras tetap aman, terutama di tengah dinamika produksi dan tantangan distribusi beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa proyek besar tersebut diproyeksikan mampu menambah kapasitas penyimpanan hingga satu juta ton beras jika keseluruhan gudang rampung dibangun.

Baca Juga: Defisit APBN Tetap Terkendali, Penerimaan Negara Melaju Stabil Hingga Akhir Oktober

“Estimasinya dengan 100 gudang ini maksimal sampai satu juta ton,” ujar Ahmad di Jakarta, dikutip pada Kamis (20/11/2025).

Setiap gudang memiliki kapasitas yang berbeda-beda, mulai dari 1.000 ton hingga 7.000 ton. Penyesuaian kapasitas ini dilakukan berdasarkan kebutuhan wilayah, potensi produksi padi, serta ketersediaan lahan yang dimiliki daerah masing-masing.

Dengan pendekatan ini, Bulog berharap fasilitas baru benar-benar berfungsi optimal sesuai karakteristik wilayah.

Baca Juga: QRIS Bakal Mendunia, Tahun Depan Bisa Dipakai di China dan Korea Selatan

Meski begitu, Ahmad mengakui bahwa penambahan 100 gudang belum sepenuhnya cukup untuk menjawab kebutuhan penyimpanan secara nasional. Oleh karena itu, Bulog tetap harus menyewa sejumlah gudang tambahan sebagai pendukung, terutama di wilayah dengan distribusi beras yang sangat aktif.

Tak hanya memperluas fasilitas fisik, Bulog juga mulai menyiapkan penggunaan teknologi penyimpanan modern.

Salah satunya adalah sistem plastik vakum, yang dinilai mampu menjaga kualitas beras lebih lama dan mengurangi risiko kerusakan akibat faktor lingkungan. Teknologi alternatif ini diharapkan dapat membantu Bulog menghadapi tantangan penyimpanan yang semakin kompleks.

Baca Juga: Gempa 6,0 Guncang Maluku, Warga Ambon dan Seram Rasakan Getaran

Dari target 100 gudang, sekitar 50 unit akan dibangun di atas lahan milik Bulog yang sudah tersedia. Penentuan lokasi tidak dilakukan sembarangan, tetapi melalui sinkronisasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan berbagai instansi terkait.

Tujuannya agar pembangunan tidak tumpang tindih dan benar-benar menjangkau wilayah yang membutuhkan, termasuk kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X