INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah untuk menghentikan kebiasaan mengerahkan siswa berdiri di pinggir jalan untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja.
Instruksi ini ia sampaikan langsung saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/11/2025).
Baca Juga: KTT G20 di Johannesburg Diwarnai Isu Ketimpangan Global dan Aksi Boikot Para Pemimpin Dunia
Dalam kesempatan itu, Prabowo menugaskan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk segera membuat surat edaran resmi kepada para bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.
“Saya minta Sekretaris Kabinet tolong dibuat surat ke semua bupati, wali kota. Kalau seandainya saya kunjungan kerja, mohon anak-anak sekolah tidak perlu menyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Camp Nou Akhirnya Hidup Lagi, Barcelona Gelar Laga Liga Champions Perdana Setelah Tiga Tahun
Prabowo mengaku terharu melihat antusiasme siswa-siswi yang kerap berdiri berbaris untuk melambaikan tangan atau membawa bendera kecil setiap kali dirinya melintas. Namun, ia mengaku tidak tega melihat mereka harus menunggu lama dalam kondisi cuaca yang panas.
“Saya berpikir kasihan kalau mereka terlalu lama menunggu, dan kadang-kadang konvoi saya lajunya cepat, sehingga saya tidak ada waktu untuk berdiri menyambut mereka,” ujar Prabowo, menunjukkan perhatian pada para pelajar.
Baca Juga: Suzuki Segarkan GSX-8R dan V-Strom 1050RE, Hadirkan Warna Baru yang Lebih Berani
Menurutnya, meski sambutan tersebut merupakan bentuk kegembiraan, pendidikan tetap harus menjadi prioritas. Ia menekankan bahwa waktu belajar tidak sepatutnya terganggu hanya demi prosesi penyambutan yang sifatnya seremonial.
Prabowo juga mengatakan bahwa ia tidak ingin kunjungan kerjanya menjadi beban bagi sekolah maupun guru yang harus mengatur murid-murid agar tampil rapi di pinggir jalan. Ia meminta kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung normal tanpa perlu memobilisasi siswa keluar sekolah.
Sebagai alternatif, Prabowo menyarankan agar para siswa cukup menyaksikan liputan kunjungannya melalui siaran televisi atau platform resmi pemerintah.
“Lebih baik mereka lihat saya lewat televisi saja. Yang penting mereka tetap belajar, tetap nyaman,” ujar Prabowo.
Artikel Terkait
Penemuan Mayat Misterius Terbungkus Plastik Gemparkan Warga Cikupa-Tangerang, Polisi Duga Korban Pembunuhan
Proyeksi Anggaran MBG Tahun 2026, Kepala BGN Berencana Gelontorkan Rp1,2 Triliun per Hari
AgenBRILink Koperasi Desa Merah Putih Ini Manfaatkan Lokasi Strategis hingga Berhasil Hidupkan Ekonomi Desa
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Dua Bangsa
Resmikan Jembatan Kabanaran, Prabowo Tekankan Efek Infrastruktur untuk Ekonomi, Pariwisata, dan Lapangan Kerja
Tetap Akrab Meski Sudah Cerai, Deddy Corbuzier Rayakan Ultah Sabrina dengan Cara Kocak 'Happy Birthday My Ex Wife'
Pedagang Thrifting Curhat ke DPR, Minta Usaha Dilegalkan agar Tak Terus Dikejar Larangan
Suzuki Segarkan GSX-8R dan V-Strom 1050RE, Hadirkan Warna Baru yang Lebih Berani
Camp Nou Akhirnya Hidup Lagi, Barcelona Gelar Laga Liga Champions Perdana Setelah Tiga Tahun
KTT G20 di Johannesburg Diwarnai Isu Ketimpangan Global dan Aksi Boikot Para Pemimpin Dunia