INSIBERNEWS - Afrika Selatan bersiap menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akhir pekan ini, sebuah momentum besar yang akan mempertemukan para pemimpin dunia untuk membahas tantangan ekonomi global yang kian mendesak. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Johannesburg pada 22–23 November.
Menurut laporan AFP pada Rabu (19/11/2025), fokus utama forum bergengsi ini adalah mendorong komitmen negara-negara besar dalam memberikan keringanan utang bagi negara berkembang.
Selain itu, G20 tahun ini juga akan menyoroti isu ketimpangan ekonomi global yang semakin melebar pascapandemi dan beragam krisis geopolitik yang memengaruhi rantai pasokan dunia.
Baca Juga: Camp Nou Akhirnya Hidup Lagi, Barcelona Gelar Laga Liga Champions Perdana Setelah Tiga Tahun
Afrika Selatan, yang tahun ini menjadi ketua G20, menilai forum ini sebagai kesempatan penting untuk mengangkat suara negara-negara dari Global South. Pemerintah setempat berharap KTT ini mampu menghadirkan kesepakatan konkret, bukan hanya pernyataan diplomatis yang sulit diwujudkan.
Namun, suasana menjelang KTT tidak sepenuhnya ideal. Sejumlah pemimpin dunia dilaporkan memilih absen, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Argentina Javier Milei.
Aksi boikot ini diperkirakan akan memengaruhi dinamika diskusi, mengingat kedua negara tersebut memiliki pengaruh besar dalam isu keuangan global.
Baca Juga: Suzuki Segarkan GSX-8R dan V-Strom 1050RE, Hadirkan Warna Baru yang Lebih Berani
Ketidakhadiran mereka pun memicu berbagai spekulasi. Sebagian analis menilai absennya para pemimpin ini dapat mengurangi peluang tercapainya kesepakatan strategis, terutama terkait reformasi pembiayaan multilateral dan arsitektur ekonomi internasional yang lebih inklusif.
Meski begitu, sejumlah negara anggota lainnya dipastikan hadir dan siap mendorong diskusi intensif. Banyak pihak menilai momen ini sangat krusial bagi negara-negara berkembang yang tengah berjuang keluar dari jerat utang dan stagnasi ekonomi.
Baca Juga: Pedagang Thrifting Curhat ke DPR, Minta Usaha Dilegalkan agar Tak Terus Dikejar Larangan
Selain agenda resmi, KTT G20 di Johannesburg juga menjadi ajang konsolidasi bagi negara-negara Afrika yang menginginkan peran lebih besar di forum global.
Tahun ini menjadi simbol penting karena Afrika Selatan mencoba menegaskan bahwa benua tersebut layak menjadi pemain utama dalam percaturan ekonomi dunia.
Di tengah ketidakhadiran beberapa tokoh besar, semua mata kini tertuju pada bagaimana KTT ini akan menghasilkan komitmen nyata.
Artikel Terkait
KPK Pertimbangkan Alihkan Kasus Google Cloud ke Kejagung, Disebut Berkaitan dengan Perkara Chromebook
Penemuan Mayat Misterius Terbungkus Plastik Gemparkan Warga Cikupa-Tangerang, Polisi Duga Korban Pembunuhan
Proyeksi Anggaran MBG Tahun 2026, Kepala BGN Berencana Gelontorkan Rp1,2 Triliun per Hari
AgenBRILink Koperasi Desa Merah Putih Ini Manfaatkan Lokasi Strategis hingga Berhasil Hidupkan Ekonomi Desa
Presiden Prabowo Resmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia, Simbol Persahabatan Dua Bangsa
Resmikan Jembatan Kabanaran, Prabowo Tekankan Efek Infrastruktur untuk Ekonomi, Pariwisata, dan Lapangan Kerja
Tetap Akrab Meski Sudah Cerai, Deddy Corbuzier Rayakan Ultah Sabrina dengan Cara Kocak 'Happy Birthday My Ex Wife'
Pedagang Thrifting Curhat ke DPR, Minta Usaha Dilegalkan agar Tak Terus Dikejar Larangan
Suzuki Segarkan GSX-8R dan V-Strom 1050RE, Hadirkan Warna Baru yang Lebih Berani
Camp Nou Akhirnya Hidup Lagi, Barcelona Gelar Laga Liga Champions Perdana Setelah Tiga Tahun