Selanjutnya, dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga menunjukkan peningkatan yang solid, di mana dana pihak ketiga tercatat tumbuh 8,2% yoy menjadi Rp1.474,8 triliun. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% YoY menjadi Rp1.438,1 triliun.
Capaian tersebut didukung oleh aspek permodalan yang kuat. Di mana, Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI ada di level 25,4%, di atas ketentuan minimum regulator.
“Selain itu, dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) bank berada di level yang memadai sebesar 86,5%. Angka ini memberikan ruang likuiditas yang memadai bagi BRI untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan”, pungkas Viviana.
Artikel Terkait
Sambut Bulan November 2025, Apakah Ada Tanggal Merah selain Hari Minggu?
BLACKPINK Mendarat di Jakarta! Persiapan Konser ‘DEADLINE’ Siap Panaskan Akhir Pekan di GBK
Pidato Prabowo di APEC: Perdagangan Bebas Harus Disertai Keadilan dan Kesetaraan
Berlangsung Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan IFG Synergy Day 2025
Diklaim Sebagai Sosok Menteri Populer di era Prabowo, Ramai Isu Menkeu Purbaya Merapat ke Politik