INSIBERNEWS-Kabar gembira bagi calon jemaah haji Indonesia! Setelah melalui pembahasan sengit, Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengetuk palu penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Keputusan ini menjadi sorotan karena menandai tugas perdana Kemenhaj—kementerian baru yang dibentuk Presiden Prabowo—dalam mengelola haji, sekaligus karena diselimuti drama kritik pedas DPR soal usulan awal penurunan biaya.
Baca Juga: DPR dan Pemerintah Sepakat! Biaya Haji 2026 Turun Jadi Rp87,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,1 Juta
Rincian Biaya Haji 2026: Jemaah Hanya Bayar 62%
Dalam Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Oktober 2025, DPR dan Pemerintah menyepakati total BPIH per jemaah reguler sebesar Rp87.409.365.
Hebatnya, jumlah ini tercatat turun sebesar Rp2.893.330 dari BPIH tahun 2025 yang mencapai Rp89.410.250 per jemaah. Angka penurunan ini melebihi usulan awal pemerintah setelah didesak oleh parlemen.
Lalu, berapa yang harus dibayar jemaah?
Calon jemaah haji tahun 2026 hanya dibebankan biaya langsung atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp54.193.807.
Komisi VIII DPR RI dan Menteri Haji dan Umrah sepakat bahwa besaran rata-rata BPIH tahun 2026 Masehi per jamaah reguler sebesar Rp87.409.365," tegas Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang.
Dana BIPIH yang dibayarkan jemaah ini akan dialokasikan untuk biaya utama, termasuk:
- Penerbangan pulang-pergi Indonesia-Arab Saudi.
- Akomodasi (penginapan) di Makkah dan Madinah.
- Biaya hidup (Living Cost).
Baca Juga: Heboh Insentif Rp5 Juta: Candaan atau Kebijakan Baru BGN? Begini Duduk Perkara Sebenarnya
Masa Tinggal dan Pembagian Jatah Makan Haji
Selain biaya, Raker tersebut juga menetapkan durasi dan fasilitas haji 2026.
Artikel Terkait
Kemlu Berhasil Pulangkan 26 WNI Korban Online Scam di Myanmar ke RI, Polisi Segera Selidiki Dugaan TPPO
Prabowo Ajak Bangsa Tetap Kompak: 'Beda Boleh, Tapi Kita Satu Keluarga Indonesia'
Prabowo Tegaskan Kritik Itu Vitamin Demokrasi, Pemimpin Jangan Takut Dikoreksi!
Sabrina Chairunnisa Gugat Cerai Deddy Corbuzier, Rumah Tangga di Ujung Tanduk