Minimnya pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah terhadap perusahaan yang mempekerjakan ribuan pekerja lintas negara menjadi salah satu penyebab utama.
Konflik biasanya muncul karena perbedaan bahasa, tekanan kerja, dan minimnya pelatihan komunikasi antarbudaya.
Berkaca dari hal itu, insiden tersebut pada akhirnya menjadi peringatan keras bagi pengelola kawasan industri dan pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap meningkatnya eskalasi kekerasan di lingkungan kerja.***
Artikel Terkait
6000 Penerima PKH di Karawang Dicoret, Terlibat Judi Online hingga Pinjol
‘Romantics Anonymous’ Sukses Besar di Netflix, Shun Oguri dan Han Hyo Joo Bikin Penonton Baper Massal
Lisa BLACKPINK Gandeng Wasserman Music untuk Karier Solo Mendunia: Era Baru Sang Rockstar!
Percepatan Dekontaminasi Cs-137 di Cikande Dikebut, Warga Zona Merah Mulai Direlokasi Demi Keamanan
RTM Malaysia Minta Maaf Usai Keliru Sebut Prabowo Sebagai Jokowi di Siaran Langsung KTT ASEAN
SKANDAL Jual Beli Tanah: Kades Cikuda Bogor Resmi Tersangka dan Ditahan Polisi