Menko AHY Buka Suara soal Proyek Whoosh Rute Surabaya di Tengah Polemik Utang yang Memanas

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:16 WIB
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono, membeberkan soal proyek Whoosh rute Surabaya.  (Instagram/agusyudhoyono)
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono, membeberkan soal proyek Whoosh rute Surabaya. (Instagram/agusyudhoyono)

AHY menyatakan jangan sampai pemerintah hanya membangun jalurnya saja, tetapi tidak ada benefit atau keuntungan yang dirasakan secara luas.

“Kawasan-kawasan transit itu harus menjadi nilai tambah yang juga bisa mendukung stabilitas pembiayaan dengan pengembangan konsep TOD (Transit Oriented Development), dengan pengembangan kawasan kita bisa menangkap potensi nilai tambah dari tanah atau lahan,” paparnya.

Kawasa transit tersebut, kata AHY, sudah harus memiliki desain pengembangan sejak awal jika proyek jalur kereta direalisasikan.

Baca Juga: Alokasi Duit Koruptor untuk Investasi pada SDM, Prabowo Beberkan Rencana Pendidikan di Indonesia

Belum Final, Masih Proses Penghitungan
Dalam kesempatan yang sama, AHY membeberkan bahwa pemerintah masih mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak dan masih dalam proses penghitungan.

“Jadi, saya ingin menggarisbawahi bahwa saat ini kami terus menghitung, Pemerintah Pusat tentu melibatkan K/L, termasuk dari sisi bisnis tentu kita ingin mendengarkan masukan dari teman-teman Danantara, dari perusahaan-perusahaan yang memang bergerak di situ,” jelasnya.

“Dari sisi pengembangan dan pemerataan wilayah, kita mendengarkan masukan dan ingin menarik kontribusi pemerintah daerah, karena pada akhirnya itu akan mengembangkan ekonomi daerah yang dilewati oleh kereta tersebut,” tegasnya.***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X