Ubaid menilai kematian siswi SMK Cihampelas bukanlah kasus biasa. Ia menegaskan, ada tanggung jawab besar pemerintah untuk memastikan keamanan dan mutu makanan yang didistribusikan melalui program MBG.
Menurutnya, BGN tidak bisa hanya mengandalkan laporan internal, melainkan perlu melakukan investigasi lapangan yang melibatkan pihak independen.
Baca Juga: Guru Dapat Insentif Harian untuk Awasi Distribusi Program Makan Bergizi Gratis
“Kematian seorang siswa adalah tragedi besar. Jangan sampai ada nyawa lain yang melayang karena kelalaian. Negara wajib menjamin keamanan program ini,” tegasnya lagi.
Publik kini menunggu langkah konkret dari BGN dan pihak berwenang lainnya. Desakan investigasi ini menjadi pengingat bahwa program dengan tujuan mulia sekalipun bisa berdampak fatal jika pengawasan tidak dilakukan dengan ketat.
Bagi JPPI, keselamatan anak didik harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar angka dalam laporan program pemerintah.
Artikel Terkait
Viral Pemotor Hadang Bus di Ciwidey, Polisi Turun Tangan Usut Aksi Arogan Konvoi
MotoGP Mandalika 2025 Siap Panaskan Lombok, Jadwal dan Harga Tiket Bikin Penasaran
Briptu Danang Dijatuhi Sanksi Etik Terkait Kasus Pelindasan Ojol, Polri Tegaskan Komitmen Profesionalisme
Fedi Nuril Sindir Soal Pejilat Pada Hasan Nasbi di Medsos X, Sindiriranya Saling Dibalas
Remaja 15 Tahun di Ciputat Bawa Mobil Pajero Sport Bareng Dua Cewek Lalu Nabrak Dua Rumah Warga
Sabrina Chairunnisa Diisukan Cerai Dengan Deddy Coubuzier, Ia Tanggapi Komentar Netizen
Guru Dapat Insentif Harian untuk Awasi Distribusi Program Makan Bergizi Gratis
Korban Tewas Ditemukan dalam Posisi Bersujud, Berikut 4 Fakta Terkini Insiden Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Melalui 1 Juta AgenBRILink, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Catat Transaksi Rp1,145,22 Triliun
GEGER! Seorang Pria Tewas Usai Dibacok Adik Ipar Tiga Kali Berturut-turut di Pringsewu