Dubes Jepang: TKI Indonesia Jadi Incaran Perusahaan, Dikenal Pekerja Keras dan Taat Aturan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 30 September 2025 | 19:47 WIB
Jepang menerima pekerja Indonesia di sektor manapun (Unsplash)
Jepang menerima pekerja Indonesia di sektor manapun (Unsplash)

INSIBERNEWS - Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, menyampaikan pandangannya soal peluang besar tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Sakura. Menurutnya, pekerja asal Indonesia memiliki reputasi yang sangat baik sehingga banyak perusahaan Jepang secara aktif memburu mereka.

Dalam pertemuan di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta, Selasa (30/9/2025), Dubes Masaki menegaskan bahwa karakter pekerja Indonesia dikenal unggul. Mereka dinilai rajin, disiplin, serta memiliki sikap menghormati aturan yang kuat.

Baca Juga: Rahasia Manfaat Anggur Hijau untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

“Orang Indonesia sangat terkenal di Jepang. Mereka pekerja keras, taat aturan, dan mudah menyesuaikan diri dengan budaya kami,” ujar Dubes Masaki.

Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan publik terkait peluang tenaga kerja Indonesia di Jepang.

Pasalnya, beberapa waktu terakhir muncul perbandingan dengan negara lain seperti Bangladesh dan India yang memperoleh kuota besar, masing-masing mencapai 500 ribu tenaga kerja.

Baca Juga: Menteri Unifikasi Korsel Sebut Korea Utara Kini Miliki Kapabilitas Serang Daratan AS

Menanggapi hal itu, Masaki memastikan bahwa kesempatan untuk pekerja asal Indonesia juga terbuka lebar. Bahkan, ia menekankan bahwa permintaan perusahaan-perusahaan Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

Selain itu, Masaki menyinggung soal keberagaman latar belakang agama yang dibawa para pekerja Indonesia.

Menurutnya, Jepang kini mulai semakin adaptif dalam memberikan ruang bagi kebutuhan pekerja, khususnya terkait makanan halal dan waktu ibadah.

Baca Juga: Meta Rilis Panduan Baru untuk Cegah Obrolan Tidak Pantas AI dengan Anak-anak

“Kami tahu mayoritas pekerja Indonesia beragama Islam, dan kami menghormati itu. Jepang sekarang mulai menyediakan fasilitas halal, termasuk restoran halal, dan perlahan semakin banyak perusahaan yang menyesuaikan dengan kebutuhan pekerja Muslim,” jelasnya.

Masaki juga menambahkan, pemerintah Jepang tengah berupaya menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan ramah terhadap pekerja asing. Hal ini dilakukan agar tenaga kerja asal Indonesia maupun negara lain bisa bekerja dengan lebih nyaman dan produktif.

Baca Juga: Gubernur Bobby Bantah Lakukan Razia Pelat Luar Sumut - Tegaskan Hanya Sosialisasi Pajak

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X