Namun demikian, aksi Bobby tetap menuai sorotan. Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nazaruddin alias Tgk Agam Sabang, mengecam tindakan tersebut.
Ia menyebut hal itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman antarprovinsi.
“Seorang gubernur semestinya mengedepankan koordinasi antar provinsi, bukan melakukan aksi sepihak yang bisa memicu kesan diskriminatif,” ujar Tgk Agam dari Banda Aceh, Senin (29/9).
Baca Juga: LPSK Beri Perlindungan Usai 3 Ancaman ke Keluarga Diplomat Arya
Ia juga meminta agar Pemerintah Aceh menyikapi hal ini melalui komunikasi resmi untuk mencegah polemik berkepanjangan.
Tgk Agam menilai bahwa hubungan transportasi dan perdagangan antara Aceh dan Sumut sudah terjalin erat dan jangan sampai dirusak oleh kebijakan yang tidak terkoordinasi.
"Pelat BL bukan alasan untuk diperlakukan berbeda. Kita butuh keteraturan, tapi harus dengan pendekatan yang bijak dan menghormati marwah daerah," tutupnya.
Artikel Terkait
Polemik Subsidi Energi: Purbaya Klaim Lunas, DPR Ungkap Masih Ada Kekurangan Triliunan Rupiah
Pemberantasan Tambang Ilegal, Prabowo Target Selamatkan Rp45 Triliun Tahun Depan
Pendaftaran Petugas Haji 2026 Dibuka November, Seleksi dan Pelatihan Ditegaskan Ketat
KPK Dukung Prabowo Tertibkan BUMN Rugi tapi Bagi Bonus
Kuasa Hukum: Kontrasepsi di Tas Diplomat Arya Milik Istrinya
LPSK Beri Perlindungan Usai 3 Ancaman ke Keluarga Diplomat Arya
Inalum Tunda IPO, Tunggu Kepastian Arah Investasi dari Danantara
X Elon Musk Ajukan Banding, Tolak Sistem Penghapusan Konten India
Prabowo Pastikan Sterilisasi Alat Makan MBG Gunakan Teknologi UV dan Air Panas
Mengenang Kembali Pahlawan yang Gugur dalam Tragedi 30 September 1965