Bongkar Skandal Jual Beli Sel Mewah, DPR Geram Ada Fasilitas 'President Suite' di Lapas Cibinong

Photo Author
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:15 WIB
Screenshot podcast Madilog Forum Keadilan TV yang membahas temuan fasilitas mewah dan bangunan ilegal di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Screenshot podcast Madilog Forum Keadilan TV yang membahas temuan fasilitas mewah dan bangunan ilegal di Lapas Kelas IIA Cibinong.

INSIBERNEWS - Skandal memalukan kembali mencoreng sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Kali ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi bulan-bulanan kritik setelah Komisi XIII DPR RI membongkar adanya dugaan fasilitas mewah bak hotel berbintang yang dinikmati oleh narapidana kelas kakap.

Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, membeberkan deretan temuan mengejutkan tersebut melalui tayangan siniar Madilog Forum Keadilan TV pada Minggu (4/10/2026).

Baca Juga: Praktik Pungli Merajalela, Bawa HP ke Dalam Sel Dikenakan Tarif Rp250 Juta

Ia menyoroti kejanggalan terkait keberadaan belasan bangunan yang diklaim sebagai rumah dinas petugas di dalam area lapas, padahal status kepemilikannya sangat patut dipertanyakan.

"Dari 13 rumah bangunan yang ada di sana untuk petugas itu, itu hanya tiga yang merupakan bangunan milik negara," ungkap Yanuar membongkar akal-akalan di mana 10 bangunan lainnya ternyata berdiri secara ilegal tanpa menggunakan anggaran apalagi tercatat sebagai aset negara.

Bangunan-bangunan gelap inilah yang disinyalir kuat dialihfungsikan menjadi sel khusus VIP atau yang ironisnya dilabeli sebagai "President Suite".

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres Prabowo: Olah Persepsi Publik hingga Pantau Politik

Yanuar membeberkan bahwa ruangan eksklusif tersebut dilengkapi dengan perabotan yang sangat tidak wajar untuk ukuran sebuah penjara, mulai dari penyejuk udara (AC), sofa empuk, televisi layar datar, hingga fasilitas kulkas yang kedapatan berisi minuman keras.

Terciptanya fasilitas eksklusif ini tentu tak lepas dari aroma kental praktik jual beli sel yang melibatkan perputaran uang dalam jumlah fantastis.

Untuk sekadar berpindah blok tahanan saja, narapidana dikabarkan harus menyetor uang pelicin hingga puluhan juta rupiah, sementara untuk bisa menikmati kemewahan kamar "President Suite", tarif gelapnya ditaksir bisa menyentuh angka ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Kapolri Rombak Polda Metro Jaya, Ini Daftar Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum yang Bergeser

Skandal ini semakin menyita perhatian publik lantaran bilik istimewa tersebut diduga pernah dihuni oleh sejumlah narapidana kasus kakap, sebut saja Ferdy Sambo, Harvey Moeis, hingga Jimmy Masrin.

Upaya menutup-nutupi keberadaan sel mewah ini juga akhirnya terbongkar saat tim DPR mendapati sejumlah rekaman dari kamera pengawas (CCTV) di lokasi, padahal sebelumnya pihak lapas memberikan keterangan palsu yang bertolak belakang saat rapat evaluasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X