INSIBERNEWS - Nasib memilukan harus dialami seorang bayi perempuan tak berdosa yang baru berusia satu tahun di kawasan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Balita malang tersebut menghembuskan napas terakhir dengan kondisi tubuh mengenaskan usai diduga kuat disiksa tanpa ampun oleh ayah tirinya sendiri yang berinisial RP (30).
Insiden kelam ini pertama kali terendus pada Kamis (1/10/2026) malam, ketika pelaku mencoba bermain sandiwara di hadapan warga sekitar.
Dengan wajah panik dan berderai air mata buaya, pria tersebut menggendong korban sambil berteriak meminta tolong untuk diantarkan ke rumah sakit dengan dalih sang bayi mengalami muntah-muntah hebat secara tiba-tiba.
Baca Juga: Punya Uang Rp300 Jutaan Jangan Bingung, Ini Deretan Mobil Baru yang Siap Langsung Dibawa Pulang
Akan tetapi, insting warga rupanya tidak mudah dikelabui begitu saja saat melihat langsung kondisi fisik bayi tersebut.
Alih-alih menunjukkan gejala layaknya anak yang sedang sakit perut biasa, wajah mungil korban justru dipenuhi luka lebam kebiruan yang sangat parah, sehingga memicu rentetan kecurigaan di benak para saksi mata yang hadir di lokasi.
Ketika warga mulai mendesak dan menginterogasi asal-usul luka misterius tersebut, jawaban RP justru semakin ngawur dan berbelit-belit.
Pria berdarah dingin itu tiba-tiba mengubah alibinya dengan cepat dan berkilah bahwa memar di sekujur wajah sang anak semata-mata terjadi lantaran insiden ketiban baling-baling kipas angin di dalam rumah.
Merasa sangat janggal dengan penjelasan yang tak masuk akal tersebut, warga setempat langsung mengambil inisiatif tegas dengan melaporkan kasus dugaan kematian tidak wajar ini ke Polsek Cakung.
Malam itu juga, jajaran Unit Reskrim segera merapat ke tempat kejadian untuk mengevakuasi jasad korban sekaligus mengamankan sang ayah tiri sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Terkait rentetan kejanggalan fisik pada tubuh korban, Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra akhirnya memberikan penjelasan medis yang didasarkan pada hasil olah TKP awal.
Melalui pengamatan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur, pihak kepolisian secara resmi mengonfirmasi adanya tanda-tanda kekerasan fatal yang membekas jelas.
"Dan dari hasil pengecekan oleh Tim Iden Polres Jaktim ditemukan luka lebam pada mata sebelah kiri, dan luka lebam sebelah kiri serta mengeluarkan darah," tegas Andre pada Sabtu (3/10/2026). Kini, pelaku telah dijebloskan ke balik jeruji besi Polsek Cakung sementara penyidik masih terus memburu motif utama di balik aksi penyiksaan biadab tersebut.***
Artikel Terkait
Bongkar Akal-akalan Yayasan Nakal, BGN Geram Jatah Dapur MBG Disunat Rp2000 per Porsi
Punya Uang Rp300 Jutaan Jangan Bingung, Ini Deretan Mobil Baru yang Siap Langsung Dibawa Pulang
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres Prabowo: Olah Persepsi Publik hingga Pantau Politik
Anti Kantong Kering! Ini 5 Motor Matic Irit BBM, Konsumsinya Diklaim Tembus 68 Km per Liter