INSIBERNEWS - Babak baru pengusutan tragedi maut tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada pertengahan September 2026 lalu akhirnya bergulir.
Tim penyidik gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan secara resmi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka yang dinilai paling bertanggung jawab atas insiden memilukan tersebut.
Penyelidikan kasus kelam ini dikomandoi langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel, Kombes Pol Sigit Haryono.
Dalam keterangannya, Sigit membeberkan bahwa keempat tersangka memiliki peran krusial di instansi masing-masing, yakni mulai dari sang nakhoda kapal hingga jajaran petinggi dari pihak agen pelayaran.
"Empat tersangka ini nakhoda, pihak agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang dan manajer operasional," ungkap Sigit saat memberikan keterangan pers di Banjarmasin pada Jumat (2/10/2026).
Baca Juga: Fakta Sidang MK Terungkap! Surat Penyetaraan Pendidikan SMA Gibran Sudah Terbit Agustus 2019
Meski identitas lengkap para tersangka masih dirahasiakan, proses penyidikan kini telah dilimpahkan sepenuhnya ke Subdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri.
Langkah pelimpahan wewenang ini sengaja diambil guna memperlancar pemeriksaan, mengingat banyak saksi yang kini berdomisili di luar wilayah hukum Kalimantan Selatan.
Hingga saat ini, penyidik baru melakukan penahanan terhadap tersangka yang bertugas sebagai nakhoda kapal di sel tahanan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kalsel.
Sementara itu, tiga tersangka lainnya yang merupakan jajaran manajemen perusahaan telah dikirimi surat panggilan resmi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tragedi yang merenggut banyak nyawa ini bermula ketika kapal nahas tersebut tengah mengarungi rute pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Penetapan tersangka ini diharapkan menjadi titik terang proses hukum untuk menuntut pertanggungjawaban pihak pelayaran atas hilangnya puluhan nyawa di tengah lautan.
Berdasarkan data evakuasi terakhir, tim Basarnas berhasil menyelamatkan 186 dari total 243 orang penumpang dan kru yang berada di atas kapal.
Dari jumlah evakuasi tersebut, 108 orang berhasil bertahan hidup, 78 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara nasib 57 jiwa lainnya masih menjadi misteri dan terus dalam proses pencarian.***
Artikel Terkait
Sembunyikan Jasad Korban di Kamar Mandi, Dua Perampok Sadis Tersungkur Ditembak Polisi
Tinggalkan Kursi Kapolri Demi Masuk Istana, Listyo Sigit Titip Pesan Khusus Buat Sang Penerus
Kejutan Reshuffle Prabowo, Ini Deretan Tiga Pejabat yang Resmi Didepak dari Kabinet
Sembilan Hari Menahan Sakit, Bocah SD di Pemalang Tewas Usai Dianiaya Kakak Kelas
Fakta Sidang MK Terungkap! Surat Penyetaraan Pendidikan SMA Gibran Sudah Terbit Agustus 2019