“Bangka Belitung sudah lama dikenal sebagai pusat timah dunia. Namun data menunjukkan ada sekitar seribu tambang ilegal di wilayah ini. Kondisi serupa juga terjadi di sektor nikel, batu bara, hingga bauksit. Saya perintahkan agar segera ditertibkan. Tambang ilegal harus ditutup atau diambil alih untuk negara,” jelas Prabowo.
Baca Juga: Paul Aktivis Jogja Ditetapkan Tersangka, Diduga Koordinator Komite Politik
Instruksi tegas ini menandai komitmen pemerintah untuk memperkuat pengelolaan sumber daya alam sekaligus menekan praktik penyelundupan yang selama ini merugikan perekonomian nasional.
Publik kini menunggu sejauh mana konsistensi aparat di lapangan dalam menindak praktik tambang ilegal dan memastikan manfaat kekayaan alam benar-benar kembali untuk rakyat.
Artikel Terkait
Jimin BTS dan Keluarga Resmi Bergabung di Green Noble Club, Donasi untuk Anak-anak Korea
Purbaya Ingatkan Danantara: Program Strategis Harus Baik, Kalau Keliru Segera Benahi
DPR Usul Penyaluran Subsidi Gas 3 Kg dengan Barcode agar Lebih Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Instruksikan Pembersihan BUMN, Tegas soal Bonus Saat Perusahaan Merugi
Telat Lapor Akuisisi Tokopedia, TikTok Didenda KPPU Rp15 Miliar
DPR Terima Draf Revisi UU Ketenagakerjaan, Buka Ruang Aspirasi Pekerja
Paul Aktivis Jogja Ditetapkan Tersangka, Diduga Koordinator Komite Politik
Dana Transfer ke Jabar 2026 Dipangkas Rp2,4 Triliun, Pemprov Siapkan Efisiensi Besar-Besaran
Razman Arif Nasution Divonis 1,5 Tahun Penjara Buntut Kasus Pencemaran Nama Baik Hotman Paris
Polemik Subsidi Energi: Purbaya Klaim Lunas, DPR Ungkap Masih Ada Kekurangan Triliunan Rupiah