INSIBERNEWS - Pemandangan tak biasa terlihat di sejumlah sudut kota Tel Aviv, Israel. Foto Presiden Indonesia Prabowo Subianto terpampang besar dalam beberapa billboard, berdampingan dengan para tokoh dunia seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, hingga sejumlah pemimpin Arab.
Billboard tersebut menjadi bahan perbincangan publik setelah diunggah oleh akun X bernama AbrahamShield25 pada Minggu (28/9/2025).
Akun tersebut diketahui kerap mempromosikan Perjanjian Abraham, sebuah kesepakatan normalisasi hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab yang ditengahi Donald Trump pada 2020 lalu.
Baca Juga: Billy Syahputra Resmi Jadi Ayah, Vika Kolesnaya Melahirkan Anak Pertama di Jakarta
Dalam unggahannya, akun tersebut menulis judul “Israel Says Yes to Trump’s Plan” atau “Israel Setuju dengan Rencana Trump”.
Slogan ini terpampang jelas di billboard, bersama wajah para pemimpin dunia, termasuk Prabowo.
Rupanya, pemasangan billboard itu merupakan bagian dari kampanye Koalisi Israel untuk Keamanan Regional. Kampanye ini bertujuan mendorong dukungan publik terhadap rencana Trump terkait Gaza, yang disebut sebagai langkah baru menuju stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Kejagung Bantarkan Penahanan Nadiem Makarim, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan
Pesan utama dalam billboard tersebut berbunyi: “Setuju dengan Rencana Trump – LAKUKAN.” Kalimat ini ditempatkan tepat di bawah deretan wajah para pemimpin, seolah menunjukkan ajakan persatuan untuk mendukung proposal kontroversial itu.
Kemunculan wajah Prabowo di billboard Tel Aviv tentu menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, Indonesia selama ini dikenal tegas tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel dan tetap konsisten mendukung Palestina sebagai negara merdeka.
Belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Indonesia terkait penggunaan foto Presiden Prabowo dalam kampanye tersebut.
Baca Juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Bekas Galian Tanah Tangerang
Namun, publik di Tanah Air ramai membicarakan fenomena ini, sebagian mempertanyakan maksud dari pihak penyelenggara memasang gambar orang nomor satu di Indonesia di antara pemimpin yang terlibat langsung dalam Perjanjian Abraham.
Sementara itu, media lokal Israel menyoroti langkah kampanye ini sebagai strategi simbolik. Menurut mereka, menampilkan wajah tokoh-tokoh penting, termasuk yang berasal dari negara non-Arab seperti Indonesia, bisa memberi kesan luasnya dukungan terhadap rencana Trump.
Artikel Terkait
Purbaya Usul ke Presiden Prabowo: Tak Perlu Wamenkeu Baru Gantikan Anggito
Canda Prabowo di Munas PKS: Di PBB Saya Sampai Pukul-Pukul Meja, Disindir Donald Trump
Di Munas PKS Prabowo Ultimatum BUMN: Benahi Tata Kelola atau Hadapi KPK!
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Bekas Galian Tanah Tangerang
Pratama Arhan Meskipun Tak Hadir Di Sidang Ikrar Talak Karena Tak Dapat Izin Dari Clubnya, Ia Sudah Resmi Bercerai Dengan Azizah Salsha
Kasus Keracunan MBG Banyumas Meluas, 408 Pelajar Terdampak
Prabowo Resmikan Akad Massal KPR Subsidi, Targetkan 3 Juta Rumah untuk Rakyat
Putin Undang Trump ke Moskow, Kremlin Masih Tunggu Jawaban Washington
Kejagung Bantarkan Penahanan Nadiem Makarim, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan
Billy Syahputra Resmi Jadi Ayah, Vika Kolesnaya Melahirkan Anak Pertama di Jakarta