INSIBERNEWS - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa Indonesia kini sudah mampu memenuhi kebutuhan sejumlah pangan strategis secara mandiri.
Capaian ini, menurutnya, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan cita-cita menjadi lumbung pangan dunia di masa depan.
Baca Juga: Heboh! Kurir COD di Bekasi Diserang Pedang Gara-Gara Tagih Paket Rp30 Ribu
Menurut Arief, beberapa komoditas utama seperti beras, daging ayam, telur, cabai, hingga bawang merah kini sudah dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Kondisi ini, katanya, menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan daya tawar Indonesia di pasar global.
"Sebenarnya Indonesia itu kan sudah sufficient (tercukupi) di beberapa pangan strategis. Tidak hanya beras, tapi juga telur, daging ayam, cabai, dan bawang merah," ujar Arief dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Puji Kinerja BGN, Buka Peluang Tambahan Anggaran Rp28 Triliun
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (23/9/2025).
Dalam forum internasional itu, Prabowo dengan percaya diri menyampaikan visi Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia.
Arief mengaku bangga dengan pernyataan Presiden di forum dunia tersebut. Ia menilai, ucapan Prabowo tidak hanya sekadar janji politik, melainkan berangkat dari realitas di lapangan bahwa Indonesia sudah mengalami kemajuan besar dalam sektor produksi pangan.
Baca Juga: Trump Desak Erdogan Stop Beli Minyak Rusia, Tekanan ke Putin Makin Ditingkatkan
"Kita bangga sekali melihat Presiden Prabowo Subianto di forum United Nations. Di sana beliau menyampaikan banyak hal, salah satunya mengenai pangan. Beliau juga bangga sekali karena Indonesia saat ini punya produksi yang baik, khususnya untuk beras," tutur Arief.
Lebih lanjut, Arief menekankan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar soal jumlah produksi, tetapi juga kualitas dan kesinambungan.
Bapanas bersama kementerian dan lembaga terkait terus bekerja sama memperkuat distribusi, menjaga harga tetap stabil, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.
Artikel Terkait
Gempa 4,5 SR Guncang Tanggamus, Sembilan Rumah Rusak dan Warga Panik
Netanyahu Sambut Pidato Prabowo di PBB, Singgung Normalisasi Hubungan Israel dengan Dunia Muslim
Bagnaia Raih Kemenangan Sprint Perdana di Motegi, Marquez Tetap Dekatkan Diri ke Gelar Juara Dunia
Bedu Akhirnya Buka Suara soal Perceraian, Siap Bicara ke Anak-anak
Tiga Hari Pencarian, Fadli Korban Tenggelam di Sungai Kalimalang Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok
Perpres Baru Tegaskan Target Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028, ASN Mulai Dipindahkan Bertahap
Trump Desak Erdogan Stop Beli Minyak Rusia, Tekanan ke Putin Makin Ditingkatkan
Menkeu Purbaya Puji Kinerja BGN, Buka Peluang Tambahan Anggaran Rp28 Triliun
Prabowo Janji Benahi Program Makan Bergizi Gratis Usai Pulang dari Lawatan Luar Negeri
Heboh! Kurir COD di Bekasi Diserang Pedang Gara-Gara Tagih Paket Rp30 Ribu