Tragis! Pelaku Pembacokan Satu Keluarga Mantan Istri Ditemukan Tewas di Parit Hutan Pacitan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 26 September 2025 | 16:30 WIB
Ilustrasi garis polisi  (AFP)
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Suasana Dusun Drono, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan, mendadak gempar usai warga menemukan sesosok mayat di parit hutan yang penuh semak belukar pada Kamis (25/9).

Setelah diperiksa, jasad tersebut diketahui adalah Wawan (54), pria yang sebelumnya menggemparkan warga karena membacok satu keluarga mantan istrinya, Miswati.

Penemuan mayat bermula ketika warga sekitar mencium bau menyengat menyerupai bangkai dari arah hutan yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi tragedi pembacokan pekan lalu.

Rasa penasaran membuat sejumlah warga menelusuri jalan setapak hingga mendekati sumber bau. Semakin jauh mereka berjalan, aroma busuk kian menusuk hidung.

Baca Juga: Trump Resmikan Hukuman Mati di Washington DC, Klaim Jadi Senjata Ampuh Cegah Kejahatan

Saat sampai di sebuah parit sedalam dua meter, warga akhirnya mendapati sosok tubuh tergeletak dengan kondisi memprihatinkan. Tubuh tersebut sudah membengkak dan mulai membusuk.

Pakaian yang dikenakan berupa kaus hitam lengan pendek serta celana pendek cokelat memperkuat dugaan bahwa mayat tersebut adalah Wawan.

“Diduga kuat jasad itu adalah Arif Setiawan alias Wawan, pelaku pembunuhan berencana sekaligus penganiayaan berat terhadap keluarga mantan istrinya,” jelas Kasi Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny.

Baca Juga: Cukai Rokok 2026 Batal Naik, Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Alternatif

Pada tubuh Wawan, polisi menemukan sejumlah luka sayat di bagian lengan kiri. Bahkan, sayatan tersebut cukup dalam hingga menyebabkan urat nadi putus. Di sepanjang aliran parit juga terlihat bercak darah kering, seolah menjadi jejak terakhir pelarian Wawan sebelum ajal menjemput.

Jasad pria itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Darsono Pacitan. Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan Wawan sudah meninggal dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

Tubuhnya dalam kondisi membengkak, dipenuhi belatung, dan kulit berubah kemerahan hingga kebiruan. Ada luka robek cukup besar pada lengan kiri akibat benda tajam yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

Baca Juga: Norwegia Donasikan Penjualan Tiket Laga Lawan Israel untuk Bantu Gaza

“Luka robek yang menyebabkan putusnya urat nadi di lengan bawah kiri akibat sayatan benda tajam adalah penyebab utama kematian,” tambah Thomas. Tim medis juga mencatat ciri fisik lain seperti bekas tindik di telinga kiri serta gigi geraham bawah yang hilang.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X