INSIBERNEWS — Mantan ibu negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, akhirnya kembali terlihat di hadapan publik sejak penahanannya pada Juni lalu.
Pada Kamis (11/9), ia tampak keluar dari rumah sakit di Seoul dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.
Kim hadir menggunakan kursi roda, mengenakan seragam biru tahanan, masker, kacamata, serta alat pemantau elektronik yang terpasang di pergelangan kaki kirinya.
Baca Juga: Gubernur Jakarta Pramono Anung Soroti Maraknya Kecelakaan Bus TransJakarta, Janji Evaluasi Total
Menurut laporan media lokal MBN, Kim Keon Hee juga terlihat menutupi tangannya dengan selimut tebal.
Banyak pihak menduga hal tersebut dilakukan karena tangannya dalam kondisi diborgol, sesuai prosedur standar bagi tahanan yang keluar dari fasilitas penahanan untuk keperluan medis.
Tim kuasa hukum menjelaskan bahwa Kim Keon Hee memperoleh izin pemeriksaan medis karena mengalami kondisi kesehatan yang serius.
Baca Juga: DPR Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Ia disebut menderita hipotensi akut atau tekanan darah rendah mendadak.
“Tekanan darah Kim sempat anjlok hingga 35/70, membuatnya pusing dan hampir kehilangan kesadaran,” ungkap pengacaranya kepada awak media.
Kondisi tersebut dinilai berisiko sehingga pihak penjara memberikan izin darurat untuk membawa Kim ke rumah sakit.
Baca Juga: Miris! Dua Kakek Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bogor, Pelaku Ditangkap Usai Korban Berani Melapor ke Orangtua
Petugas medis dan otoritas penjara diketahui telah mengambil sampel darah Kim Keon Hee guna memastikan apakah ia membutuhkan perawatan lanjutan di luar fasilitas penahanan.
Hasil pemeriksaan laboratorium ini akan menjadi penentu apakah kunjungan rumah sakit berikutnya bisa diizinkan oleh pihak berwenang.
Meski demikian, kemunculan publik pertama setelah penahanan ini memunculkan berbagai spekulasi.
Baca Juga: Inggris Resmi Akui Palestina dan Ubah Peta di Tepi Barat Gaza, Israel Meradang!
Sebagian pengamat menilai bahwa Kim Keon Hee mungkin saja menggunakan alasan kesehatan untuk menunda agenda sidang yang telah dijadwalkan.
Spekulasi ini semakin mencuat mengingat sang suami, mantan Presiden Yoon Suk Yeol, juga beberapa kali absen menghadiri agenda hukum dengan dalih kondisi kesehatan.
Namun, tudingan itu langsung dibantah dengan tegas oleh kuasa hukum Kim Keon Hee. “Klien kami akan hadir di pengadilan apa pun kondisinya. Tidak ada upaya untuk mengulur waktu ataupun menunda persidangan,” tegas tim pengacara dalam pernyataan resmi.
Baca Juga: TNI Akan Latih Driver Ojek Online Jadi Penolong Pertama di Jalanan
Kasus yang menjerat Kim Keon Hee sendiri cukup pelik. Ia dituduh terlibat dalam dugaan manipulasi dokumen dan penyalahgunaan wewenang saat masih berstatus sebagai ibu negara.
Beberapa laporan juga menyebut namanya terkait skandal gratifikasi serta penyalahgunaan dana publik, meski pihaknya selalu membantah tuduhan tersebut.
Sebagai istri mantan Presiden Yoon Suk Yeol, sosok Kim sejak lama berada di pusat perhatian publik.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Cilincing, 15 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar
Kontroversi bahkan sudah mengiringinya sejak Yoon masih menjabat, mulai dari dugaan plagiat disertasi hingga bisnis keluarganya yang disebut-sebut mendapat keuntungan tidak wajar dari relasi politik.
Hal ini membuat kasus yang kini menjeratnya semakin disorot, tidak hanya oleh masyarakat Korea Selatan, tetapi juga media internasional.
Sidang perdana Kim Keon Hee dijadwalkan digelar pada Rabu pekan depan pukul 14.10 waktu setempat (KST).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Cukai Rokok: Jangan Korbankan Pekerja
Publik menanti apakah mantan ibu negara tersebut benar-benar akan hadir langsung di ruang sidang, atau kembali menimbulkan perdebatan mengenai kondisi kesehatannya.
Timeline Kasus Kim Keon Hee
2022 – Nama Kim Keon Hee mulai terseret dalam dugaan manipulasi riwayat akademik dan pelanggaran etika publik. Saat itu, isu ini ramai karena ia merupakan istri Presiden terpilih Yoon Suk Yeol.
2023 – Beberapa media Korea Selatan mengungkap dugaan keterlibatan Kim dalam kasus bisnis keluarga yang dianggap mendapat keuntungan dari koneksi politik. Kritik publik semakin deras, meski istana presiden berulang kali menyangkal tuduhan tersebut.
Baca Juga: Sulthon Kamil Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan, Tegaskan Semua Tak Benar
Awal 2024 – Jaksa mulai melakukan penyelidikan resmi terhadap Kim Keon Hee. Laporan menyebut adanya indikasi dokumen palsu dan gratifikasi yang melibatkan sejumlah pihak dalam lingkaran kekuasaan.
Juni 2025 – Kim Keon Hee resmi ditahan setelah pengadilan menyetujui permintaan penuntut umum. Ia kemudian ditempatkan di fasilitas penahanan Seoul sambil menunggu persidangan.
September 2025 – Untuk pertama kalinya sejak penahanan, Kim terlihat di publik ketika dibawa ke rumah sakit karena mengalami masalah kesehatan serius berupa hipotensi akut.
Baca Juga: Tampang Briptu Rizka Sintiyani, Pelaku Pembunuhan Polisi di Lombok Barat
Rabu, 24 September 2025 (jadwal) – Sidang perdana Kim Keon Hee akan digelar pukul 14.10 KST. Agenda ini menjadi penentu langkah awal pengadilan dalam memproses kasus yang menyeret mantan ibu negara Korea Selatan tersebut.
Jika sidang berjalan sesuai rencana, kasus ini diperkirakan akan menjadi salah satu persidangan paling menyita perhatian publik Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir, mengingat sosok Kim Keon Hee dan statusnya sebagai mantan ibu negara.
Artikel Terkait
TNI Akan Latih Driver Ojek Online Jadi Penolong Pertama di Jalanan
Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini, Pelanggar Terancam Denda Rp500 Ribu
Inggris Resmi Akui Palestina dan Ubah Peta di Tepi Barat Gaza, Israel Meradang!
Gubernur Jakarta Pramono Anung Soroti Maraknya Kecelakaan Bus TransJakarta, Janji Evaluasi Total
Miris! Dua Kakek Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bogor, Pelaku Ditangkap Usai Korban Berani Melapor ke Orangtua
DPR Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji