INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, hingga pejabat negara akan terealisasi pada tahun 2025. Kepastian ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah yang resmi berlaku sejak 30 Juni lalu.
Kebijakan tersebut masuk dalam delapan Program Hasil Terbaik Cepat yang ditetapkan pemerintah di Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Pada poin keenam secara jelas disebutkan langkah untuk “menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/Polri, serta pejabat negara.”
Baca Juga: Messi Borong Dua Gol, Inter Miami Tekuk DC United 3-2 di Laga Dramatis
Dengan adanya peraturan ini, para pegawai negeri hingga aparat keamanan dipastikan akan merasakan tambahan penghasilan. Hal ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap profesi yang dinilai berperan penting dalam pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan keamanan nasional.
Kenaikan gaji bagi ASN sendiri memang tidak terjadi setiap tahun. Dalam satu dekade terakhir, penyesuaian hanya dilakukan tiga kali, yakni pada 2015, 2019, dan terakhir pada 2024.
Karena itu, kebijakan tahun ini dinilai sebagai langkah berani di tengah tantangan ekonomi global dan tekanan inflasi dalam negeri.
Baca Juga: Ciri-Ciri Pelek Motor Kamu Patah, Waspadai Sebelum Bahaya!
Bagi kalangan guru dan tenaga kesehatan, kebijakan ini dipandang sebagai angin segar. Selama ini, profesi mereka sering kali disebut memiliki beban kerja tinggi namun tidak selalu sebanding dengan penghasilan yang diterima. Dengan kenaikan gaji, diharapkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan juga ikut meningkat.
Tak hanya itu, bagi TNI/Polri, tambahan gaji diyakini akan memperkuat semangat dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan.
Sementara bagi pejabat negara, kenaikan gaji diharapkan bisa meminimalisasi potensi penyalahgunaan wewenang akibat tekanan ekonomi.
Baca Juga: Inggris Siap Akui Negara Palestina, Starmer Sebut Situasi Gaza Tak Tertahankan
Meski begitu, kebijakan ini juga menuai catatan dari sejumlah kalangan. Beberapa pengamat mengingatkan agar kenaikan gaji tidak mengganggu stabilitas anggaran negara. Pemerintah dinilai perlu memastikan efisiensi belanja di sektor lain agar APBN tetap sehat dan pembangunan berjalan seimbang.
Di sisi lain, langkah Prabowo ini dianggap selaras dengan janji kampanyenya yang menekankan pentingnya kesejahteraan aparatur negara.
Dengan tambahan gaji, pemerintah berharap kinerja ASN, TNI, dan Polri semakin profesional, sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Acha Septriasa dan Vicky Kharisma Kompak Rayakan Ultah Anak, Jadi Teladan Co Parenting
Kasus KDRT di Cakung: Suami Cemburu Serang Istri Hingga Alami Luka Bakar!
Taeyang Bocorkan Rencana BIGBANG, Comeback Legendaris di Coachella 2026?
Presiden Prabowo Disambut Meriah Diaspora Indonesia Saat Tiba di New York
Trump Tambah Biaya Visa H-1B, Elon Musk Angkat Bicara Soal Akses Talenta Global
Tragis! Kebakaran di Makassar Hanguskan Rumah Warga, Bocah 7 Tahun Tewas
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp14,65 Triliun, Perkuat Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita
Inggris Siap Akui Negara Palestina, Starmer Sebut Situasi Gaza Tak Tertahankan
Ciri-Ciri Pelek Motor Kamu Patah, Waspadai Sebelum Bahaya!
Messi Borong Dua Gol, Inter Miami Tekuk DC United 3-2 di Laga Dramatis