Prabowo Pastikan Gaji ASN, TNI-Polri, dan Pejabat Negara Naik Tahun Ini

Photo Author
- Minggu, 21 September 2025 | 12:56 WIB
Ilustrasi Uang Gaji (Unsplash)
Ilustrasi Uang Gaji (Unsplash)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, hingga pejabat negara akan terealisasi pada tahun 2025. Kepastian ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah yang resmi berlaku sejak 30 Juni lalu.

Kebijakan tersebut masuk dalam delapan Program Hasil Terbaik Cepat yang ditetapkan pemerintah di Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Pada poin keenam secara jelas disebutkan langkah untuk “menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/Polri, serta pejabat negara.”

Baca Juga: Messi Borong Dua Gol, Inter Miami Tekuk DC United 3-2 di Laga Dramatis

Dengan adanya peraturan ini, para pegawai negeri hingga aparat keamanan dipastikan akan merasakan tambahan penghasilan. Hal ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap profesi yang dinilai berperan penting dalam pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan keamanan nasional.

Kenaikan gaji bagi ASN sendiri memang tidak terjadi setiap tahun. Dalam satu dekade terakhir, penyesuaian hanya dilakukan tiga kali, yakni pada 2015, 2019, dan terakhir pada 2024.

Karena itu, kebijakan tahun ini dinilai sebagai langkah berani di tengah tantangan ekonomi global dan tekanan inflasi dalam negeri.

Baca Juga: Ciri-Ciri Pelek Motor Kamu Patah, Waspadai Sebelum Bahaya!

Bagi kalangan guru dan tenaga kesehatan, kebijakan ini dipandang sebagai angin segar. Selama ini, profesi mereka sering kali disebut memiliki beban kerja tinggi namun tidak selalu sebanding dengan penghasilan yang diterima. Dengan kenaikan gaji, diharapkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan juga ikut meningkat.

Tak hanya itu, bagi TNI/Polri, tambahan gaji diyakini akan memperkuat semangat dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan.

Sementara bagi pejabat negara, kenaikan gaji diharapkan bisa meminimalisasi potensi penyalahgunaan wewenang akibat tekanan ekonomi.

Baca Juga: Inggris Siap Akui Negara Palestina, Starmer Sebut Situasi Gaza Tak Tertahankan

Meski begitu, kebijakan ini juga menuai catatan dari sejumlah kalangan. Beberapa pengamat mengingatkan agar kenaikan gaji tidak mengganggu stabilitas anggaran negara. Pemerintah dinilai perlu memastikan efisiensi belanja di sektor lain agar APBN tetap sehat dan pembangunan berjalan seimbang.

Di sisi lain, langkah Prabowo ini dianggap selaras dengan janji kampanyenya yang menekankan pentingnya kesejahteraan aparatur negara.

Dengan tambahan gaji, pemerintah berharap kinerja ASN, TNI, dan Polri semakin profesional, sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X