INSIBERNEWS - Hasan Nasbi resmi berpamitan dari Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) usai posisinya digantikan oleh Angga Raka Prabowo yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Momen perpisahan itu berlangsung pada Rabu (17/9), diakhiri dengan pesan singkat penuh makna yang ia sampaikan kepada seluruh jajarannya.
Baca Juga: Sidang Ricuh, Nikita Mirzani Emosi Saat Jaksa Sela Pertanyaan Kuasa Hukumnya
Pesan terakhir Hasan terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah ke akun resmi Instagram @pco.ri pada Kamis (18/9).
Dalam rekaman tersebut, ia tampak menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah mendampinginya selama masa kepemimpinan di lembaga tersebut.
“Teman-teman dari Presidential Communication Office yang saya banggakan. Saya bangga bisa melewati satu tahun yang tidak mudah bersama kalian,” ucap Hasan dalam video itu.
Baca Juga: Erick Thohir Mulai Jabatan Menpora, Janji Review Kebijakan dan Satukan Visi
Ia menyinggung bahwa setahun terakhir bukanlah masa yang sederhana. Banyak tantangan komunikasi politik yang harus dihadapi, terutama di tengah situasi politik nasional yang dinamis. Meski begitu, ia menilai semangat kebersamaan dan dedikasi tim mampu membuat PCO tetap solid dan mampu menjalankan tugas beratnya.
Dalam kesempatan itu, Hasan juga menitipkan harapan besar agar PCO yang kini bertransformasi menjadi Badan Komunikasi Pemerintah bisa terus bekerja demi kepentingan bangsa.
Menurutnya, komunikasi pemerintah bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan juga soal menjaga kepercayaan publik kepada Presiden dan lembaga negara.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Lagi, Pelajar di 6 Daerah Berbeda Tumbang hingga Dilarikan ke RS
“Kita bekerja buat Presiden. Terima kasih atas bantuan teman-teman selama ini, dedikasi, semangat, keceriaan, kekompakan,” sambungnya dengan nada penuh emosional.
Perpisahan Hasan disambut dengan apresiasi dari banyak pihak yang menilai dirinya berhasil menjaga arah komunikasi kepresidenan di tengah masa-masa sulit.
Meski masa jabatannya relatif singkat, kontribusi yang diberikan dianggap cukup penting dalam memperkuat citra dan transparansi pemerintahan.
Artikel Terkait
Indonesia Kekurangan Pemimpin? Erick Thohir Rangkap Jabatan Jadi Menteri Sekaligus Ketua Umum PSSI
Vonis 3,5 Tahun Dinilai Tak Adil, Taeil NCT Ajukan Banding Meski Akui Bersalah
Kasus Mayat di Tesla D4vd: Korban Teridentifikasi Sebagai Celeste Remaja 15 Tahun!
Indonesia Kuasai Pasar Alat Berat ASEAN, Batu Bara hingga Nikel Jadi Motor Utama
Dian Sastro Pamer Bertemu Son Ye Jin dan Han So Hee di BIFF 2025
Kasus Ridwan Kamil vs Lisa Mariana Masuk Tahap Mediasi, Bareskrim Jadi Penengah
Kasus Keracunan MBG Lagi, Pelajar di 6 Daerah Berbeda Tumbang hingga Dilarikan ke RS
Jonathan Frizzy Beberkan Kondisi Kesehatan di Sidang Kasus Vape Obat Keras
Erick Thohir Mulai Jabatan Menpora, Janji Review Kebijakan dan Satukan Visi
Sidang Ricuh, Nikita Mirzani Emosi Saat Jaksa Sela Pertanyaan Kuasa Hukumnya